Ayah Affan Minta Masyarakat Menahan Diri: Cukup Anak Saya yang Jadi Korban

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 04:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minta Masyarakat Menahan Diri, Ayah Affan: Cukup Anak Saya yang Jadi Korban. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Minta Masyarakat Menahan Diri, Ayah Affan: Cukup Anak Saya yang Jadi Korban. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com Zulkifli, ayah dari Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang tewas tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob, meminta masyarakat menahan diri untuk mencegah situasi memanas.

“Cukup anak saya yang menjadi korban. Saya sudah serahkan semua ke penegak hukum,” ujar Zulkifli di Balai Warga, Jalan Lasem, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 29 Agustus 2025 malam.

Dia menyatakan kepasrahannya atas kepergian anaknya dan berharap insiden serupa tidak terulang. Zulkifli juga meminta semua pihak menyerahkan penyelesaian kasus ini kepada aparat dan tidak terbawa emosi.

Baca Juga :  Sempat Terkendala Kabut Tebal, Evakuasi Udara Pendaki Malaysia di Gunung Rinjani Berhasil Dilakukan

“Adik-adik mahasiswa di Tanah Air, dari Sabang sampai Merauke, percayakanlah kepada kepolisian,” serunya.

Zulkifli medorong proses hukum penyelesaian kasus anaknya agar berjalan secara adil dan transparan.

“Aparat yang berbuat anarkis harus dihukum sama dengan anak saya yang telah meninggal dunia. Saya mau minta keadilan saja,” tegasnya.

Dia masih menyatakan kepercayaannya pada institusi Polri dan berharap polisi menunjukkan itikad baik mengusut tuntas anggota yang menyebabkan anaknya tewas.

“Saya masih percaya polisi, tidak semuanya anarkis,” ungkapnya.

Sebelumnya, sebuah kendaraan rantis Brimob melindas pengemudi ojol bernama Affan Kurniawan hingga tewas di Jalan Penjernihan, Jakarta Pusat, pada Kamis 28 Agustus 2025.

Baca Juga :  Bunda Literasi NTB Ingatkan Generasi Muda: Jangan Malas Berpikir karena AI

Banyak peserta aksi menyaksikan langsung peristiwa tersebut dan sebuah video berhasil mengabadikan kejadian itu.

Penyebaran rekaman video itu kemudian memicu kemarahan para pengemudi ojek online serta warga.

Massa pun mendatangi Mako Brimob Kwitang untuk menuntut keadilan. Menanggapi hal ini, penyidik telah menahan tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menemui keluarga korban dan menyampaikan permintaan maaf secara langsung. ***

Penulis : Tamrin

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Sempat Terkendala Kabut Tebal, Evakuasi Udara Pendaki Malaysia di Gunung Rinjani Berhasil Dilakukan
Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani
Kakorlantas Tegaskan Transformasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Berbasis ETLE 95 Persen
Polri Luncurkan SIM Digital, Pengendara Cukup Tunjukkan di Ponsel
Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri
SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional Perkuat Tata Kelola Desa
Ratusan Nelayan Lombok Timur Demo Tuntut Kuota BBM Subsidi
Cadangan Beras RI Tembus Rekor 5,37 Juta Ton, Wamentan: Tertinggi dalam Sejarah

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:50 WITA

Kerja Sama Bali-NTB dan NTT Masuki Fase Implementasi Nyata

Berita Terbaru