DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Lombok Timur dari PAN, Ir. Baidullah. (Foto: Lombokini.com)

Anggota DPRD Lombok Timur dari PAN, Ir. Baidullah. (Foto: Lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Anggota DPRD Lombok Timur dari Fraksi PAN, Ir. Baidullah mengkritik Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Ia menilai pemerintah daerah hanya memandang pasar tradisional sebagai mesin pendapatan asli daerah (PAD). Baidullah menegaskan, pemerintah tidak boleh mengabaikan kondisi fasilitas pasar karena para pedagang telah membayar retribusi.

Baidullah menyoroti langsung sejumlah kekurangan di beberapa pasar, meliputi instalasi listrik yang tidak memadai, bangunan gedung yang rusak, hingga sanitasi dan sistem irigasi yang terbengkalai.

“Pemerintah jangan hanya bicara soal PAD saja. Kondisi pasar juga perlu diperhatikan,” tegas Baidullah, di Kantor DPRD Lombok Timur, Rabu 9 September 2026.

Politisi PAN itu menekankan, pasar merupakan fasilitas publik yang masyarakat gunakan setiap hari. Karena itu, pemerintah daerah wajib memastikan fasilitas yang mereka sediakan untuk pedagang layak dan nyaman, bukan hanya sibuk menarik retribusi.

Kekhawatiran semakin meningkat karena musim penghujan segera tiba. Baidullah menilai, pemerintah harus memprioritaskan aspek kesehatan dan kelayakan fasilitas pasar saat ini.

Baca Juga :  TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

“Kalau kita lihat dari segi kesehatan, terlebih memasuki musim penghujan, mestinya pemerintah memberi perhatian untuk perbaikan. Sehingga pedagang yang membayar retribusi itu merasa nyaman. Mereka kan sumber pendapatan kita juga,” ujarnya.

Baidillah menjelaskan, persoalan pasar tidak hanya menyangkut bangunan fisik. Pemerintah juga harus memastikan instalasi listrik aman dan sistem irigasi berfungsi baik untuk menjaga kebersihan kawasan pasar sebagai pusat aktivitas masyarakat.

DPRD Lombok Timur, lanjut Baidillah, telah mendorong pembenahan pasar melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD. Namun, ia mengingatkan pemerintah daerah agar tidak menyerahkan urusan pembenahan pasar hanya melalui Pokir anggota dewan.

“Perhatikan dong pasar itu dengan maksimal. Sebagai bentuk perhatian, Pokir saya arahkan ke pasar juga. Ini saya coba menaruh Pokir di pasar agar bisa diikuti oleh pemerintah daerah agar pasar itu dapat mereka bangun secara maksimal,” imbuhnya.

Baca Juga :  Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Selain mengandalkan anggaran daerah, Baidillah juga menyinggung janji anggaran pembangunan pasar dari Kementerian Perdagangan. Sayangnya, hingga kini ia belum mendapatkan kejelasan mengenai realisasi anggaran tersebut.

“Meski ada janji anggaran untuk pasar di Lotim dari Kementerian Perdagangan, namun hingga saat ini belum ada kejelasan,” keluhnya.

Dia berharap Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, segera turun tangan dan memberikan perhatian serius. Ia menyarankan pembenahan bertahap dengan memprioritaskan pasar-pasar yang kondisinya paling kritis.

“PAD memang penting. Tetapi pasar bukan sekadar tempat memungut retribusi. Di dalamnya ada pedagang dan masyarakat yang menggantungkan aktivitas ekonominya setiap hari. Sudah sewajarnya mereka mendapat tempat yang aman, bersih, dan nyaman,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara
Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
Haerul Warisin Tegaskan Jangan Seret Gerindra ke Kasus LAZ
DPD PDIP NTB Peringati 30 Tahun Kudatuli, Refleksi Perjuangan Demokrasi
Rumah Aspirasi Lombok Timur Diresmikan, Rachmat Hidayat: Kawal Keluhan Warga hingga Tuntas
PDIP Lombok Tengah Gelar Donor Darah dan Pengobatan Gratis Peringati Bulan Bung Karno
Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Rabu, 2 September 2026 - 10:29 WITA

Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:15 WITA

TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:30 WITA

Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur

Berita Terbaru