Prabowo Pimpin Rapat Malam di Aceh: Saya Akan Terus Monitor ke Lokasi Bencana

Senin, 8 Desember 2025 - 22:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Malam di Aceh: Saya Akan Terus Monitor ke Lokasi Bencana. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Presiden Prabowo Pimpin Rapat Malam di Aceh: Saya Akan Terus Monitor ke Lokasi Bencana. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com –  Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung rapat terbatas penanganan bencana hingga larut malam, Ahad 7 Desember 2025, usai memutuskan bermalam di Aceh. Ia menggelar rapat bersama para gubernur, bupati, dan pejabat terkait untuk menangani dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Dalam rapat itu, Presiden menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk memastikan bantuan cepat dan tepat kepada korban. “Pemerintah pusat akan terus hadir,” tegasnya.

Prabowo menyampaikan optimisme bahwa Indonesia mampu menghadapi cobaan besar melalui kerja sama dan kekompakan semua pihak. “Kita pernah mengalami musibah yang besar. Tapi dengan kerja sama, dengan kekompakan, kita mampu menghadapinya,” ujarnya.

Ia mengapresiasi kerja keras aparat di lapangan yang telah bekerja tanpa lelah selama berhari-hari. “Saya lihat sendiri di lapangan, saya tanya prajurit-prajurit, ada yang sudah 7 hari, 8 hari bekerja. Terima kasih,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Prabowo Buka Baju dan Peluk Buruh Usai Pidato May Day di Monas

Untuk mempercepat pengambilan keputusan, Presiden berencana melakukan koordinasi berkala langsung di daerah bencana.

“Saya akan terus monitor. Mungkin tiap beberapa hari, saya akan datang terus ke semua daerah. Saya bukannya hanya mau memberi moril, saya hanya mau tahu, dengar langsung apa yang dibutuhkan, sehingga bisa ada keputusan cepat,” tegasnya.

Setiap kunjungan bertujuan memastikan bantuan tersalurkan. “Jangan sampai ada yang dibutuhkan rakyat tidak sampai,” imbuhnya.

Dalam rapat, Prabowo menekankan prioritas penyaluran obat-obatan dan pakaian. “Obat-obatan harus segera, prioritas. Segala kebutuhan bisa segera saja ya. Obat-obatan itu, kemudian pakaian,” jelasnya.

Baca Juga :  Prabowo Lantik Enam Pejabat, dari Aktivis Buruh hingga Penasihat Khusus

Ia mengusulkan penanganan kebutuhan pakaian sebagai program khusus yang sekaligus memberdayakan industri garmen dan tekstil nasional.

“Bikin proyek khusus pakaian ini dikirim ke daerah-daerah, dihitung. Ini juga bisa boost untuk industri garmen kita, industri tekstil kita,” ucap Prabowo sambil menekankan pentingnya solidaritas.

Presiden juga mengingatkan dengan tegas seluruh jajaran pemerintah dan penegak hukum untuk menjaga integritas.

“Tidak boleh ada penyelewengan, tidak boleh ada korupsi di semua entitas pemerintahan. Jangan ada mencari keuntungan di tengah penderitaan rakyat,” peringatnya.

Ia meminta aparat mengawasi dan menindak tegas oknum yang memanfaatkan situasi, termasuk pelaku penimbunan atau pelipatgandaan harga. ***

Penulis : Tamrin

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kakorlantas Tegaskan Transformasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Berbasis ETLE 95 Persen
Polri Luncurkan SIM Digital, Pengendara Cukup Tunjukkan di Ponsel
Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri
SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional Perkuat Tata Kelola Desa
Cadangan Beras RI Tembus Rekor 5,37 Juta Ton, Wamentan: Tertinggi dalam Sejarah
Mulai 2027, Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib Bagi Siswa SD
Zulhas: Koperasi Merah Putih Menjadi Offtaker, Agen Pupuk Bersubsidi dan Penyalur Gas 3 Kg
Prabowo Keluarkan Keppres Satgas PHK untuk Lindungi Buruh

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:13 WITA

Polri Luncurkan SIM Digital, Pengendara Cukup Tunjukkan di Ponsel

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:35 WITA

SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional Perkuat Tata Kelola Desa

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:53 WITA

Cadangan Beras RI Tembus Rekor 5,37 Juta Ton, Wamentan: Tertinggi dalam Sejarah

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:01 WITA

Mulai 2027, Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib Bagi Siswa SD

Senin, 4 Mei 2026 - 23:30 WITA

Zulhas: Koperasi Merah Putih Menjadi Offtaker, Agen Pupuk Bersubsidi dan Penyalur Gas 3 Kg

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:12 WITA

Prabowo Keluarkan Keppres Satgas PHK untuk Lindungi Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:31 WITA

Prabowo Buka Baju dan Peluk Buruh Usai Pidato May Day di Monas

Berita Terbaru