Pernyataan Viral Zulkifliemansyah Bekas Gubernur NTB Soal Survei Ganjar Paling Rendah Dinilai Menyesatkan

Senin, 8 Januari 2024 - 09:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LOMBOKINI.com — Pernyataan kontroversial dari H Zulkifliemansyah, bekas Gubernur NTB, viral baru-baru ini. Dalam sebuah video, Zulkifliemansyah mengklaim bahwa hasil survei elektabilitas Ganjar Pranowo di NTB paling rendah. Namun, pernyataan ini mendapat kritik keras karena dianggap menyesatkan publik, terutama masyarakat NTB.

Politisi Partai Hanura, Teguh Satya Bhakti (TSB), menegaskan bahwa masyarakat NTB tidak seharusnya mempercayai pernyataan mantan gubernur yang dinilai gagal membangun daerah tersebut.

TSB menyatakan, bahwa Zulkifliemansyah tampaknya tidak mengikuti perkembangan dinamika politik nasional dan menyarankan untuk mengabaikannya.

Baca Juga :  Mi6: Oke Wiredarme Hadirkan Warna Baru dalam Bursa Musda Demokrat NTB

“Jadi wawasan politik nasionalnya sudah gak up todate lagi, diabaikan saja gak perlu dianggap sebagai yang maha benar,” kata TSB melalui keterangan tertulis, Senin 8 Januari 2024.

TSB juga meragukan validitas hasil survei terkait Capres No. 3 Ganjar-Mahfud. Menurutnya, riset dari lembaga survei saat ini tidak lagi dapat dijadikan acuan mutlak untuk menilai kontestasi pileg dan pilpres 2024.

Ia mengidentifikasi beberapa faktor lain yang harus dipertimbangkan, termasuk kemajuan teknologi informasi, kesadaran kolektif masyarakat untuk memperbaiki negara, dan pemahaman masyarakat terhadap pemimpin yang baik atau buruk.

Baca Juga :  Mori Hanafi Dinilai Miliki Modal Politik Mengilap untuk Pilgub NTB 2029

Masyarakat merupakan pengendali dan penentu kemana negara ini hendak dibawa dalam pileg dan pilpres 2024 nanti.

“Masyarakat indonesia sekarang sudah pintar, mereka tidak lagi mau hanya sekadar dijadikan sebagai objek dalam setiap pemilu, mereka sekarang telah naik level berubah menjadi subjek pemilu,”terang TSB. (Lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Komisi IV DPRD Soroti ‘Darurat Data’ Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset
Mori Hanafi Dinilai Miliki Modal Politik Mengilap untuk Pilgub NTB 2029
Mi6: Oke Wiredarme Hadirkan Warna Baru dalam Bursa Musda Demokrat NTB
Dua Kader Muda Partai Demokrat Siap Bertarung Perebutkan Kursi Ketua DPD NTB
Partai Demokrat NTB Sambut Tokoh Muda, Dr. Gema Perkuat Jaringan Komunikasi Kader
Mi6 Dorong Figur dari Lombok Tengah Selatan Berani Maju di Pilkada 2029
Pilkada 2029, Generasi Muda Ditunggu, Elite Lama Diminta Legowo
Musancab PDIP Kota Mataram Dibuka, Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:26 WITA

Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:08 WITA

Komisi IV DPRD Soroti ‘Darurat Data’ Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:56 WITA

PDAM Lombok Timur Ungguli BUMD Lain dalam Kepuasan Publik

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:58 WITA

BPS Awali Sensus Ekonomi 2026 dengan Mendata Bupati Lombok Timur sebagai Contoh

Selasa, 16 Juni 2026 - 05:32 WITA

Meriah dan Bermakna, 1.448 Dulang Tembolak Beak Semarakkan Festival Muharram Lombok Timur

Senin, 15 Juni 2026 - 21:55 WITA

Tragis, Petugas Mitra PLN Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Jaringan di Pohgading

Senin, 15 Juni 2026 - 21:45 WITA

TP-PKK NTB dan Lombok Timur Kolaborasi Wujudkan Desa Sakra sebagai Model Desa Berdaya

Senin, 15 Juni 2026 - 21:42 WITA

Geger, Mayat Bayi Ditemukan Mengambang di Saluran Irigasi Desa Pijot Keruak

Berita Terbaru

DPN SPI Rekomendasikan Syamsuddin Ikuti Pendidikan Lemhannas RI. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Pendidikan

DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI

Kamis, 18 Jun 2026 - 02:08 WITA