Nindi Febrian Syok, Kakak Kandung Tega Habisi Nyawa Ibunya

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nindi Febrian (tengah, baju hitam) mengungkapkan kesedihan setelah ibunya, Yeni Rudi Astuti, diduga dibunuh oleh kakak kandungnya, Bara Primario. (Foto: Lombokini.com/Asman).

Nindi Febrian (tengah, baju hitam) mengungkapkan kesedihan setelah ibunya, Yeni Rudi Astuti, diduga dibunuh oleh kakak kandungnya, Bara Primario. (Foto: Lombokini.com/Asman).

LOMBOKINI.com – Nindi Febrian menyatakan rasa sedih dan tak percaya setelah kakak kandungnya, Bara Primario, diduga membunuh ibu mereka, Yeni Rudi Astuti, di Sekotong Barat.

Nindi mengungkapkan, ia sama sekali tidak menyangka peristiwa ini akan menimpa keluarganya. “Saya tidak memiliki firasat buruk sama sekali. Komunikasi kami selama ini lancar,” ujarnya, Rabu 28 Januari 2026.

Ia mengenang sang ibu sebagai pribadi yang positif dan pemaaf. “Ibu itu baik, selalu ceria, tidak pernah mengeluh berlebihan. Ia selalu mendukung anak-anaknya dalam hal apapun, dan selalu ada untuk kami seburuk apa pun kesalahan kami,” tuturnya.

Baca Juga :  Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Nindi yang bekerja di luar kota terakhir berkomunikasi dengan ibunya pada Sabtu (24/1). “Chat terakhir Mama mendoakan saya dan abang agar jadi orang sukses dan lebih baik,” kenangnya.

Kecemasan mulai menghampiri Nindi pada Ahad 25 Januari 2026 ketika sang ibu tidak memberi kabar dan tidak membalas pesan.

Baca Juga :  Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Ia pun menghubungi Bara untuk menanyakan keberadaan ibunya sekaligus memintanya membuat laporan kehilangan.

Namun, polisi menduga Bara justru menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri. Pelaku juga diduga membakar jasad korban di Sekotong Barat.

Keluarga dan para pelayat menerima duka di rumah tetangga sebelum melaksanakan prosesi pemakaman korban. ***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Warga Aikmel Timur Hajar Pencuri Motor, Polisi Tembak Gas Air Mata
Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata
Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif
Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok
Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB
Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG
Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II
Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:04 WITA

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 16:14 WITA

Haroen: Potensi BBNKB di Samsat Selong Capai Rp 41 Miliar per Tahun

Senin, 4 Mei 2026 - 14:04 WITA

Pemkab Lotim Evaluasi PAD, Bupati Sebut 2026 Tahun Berat

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:31 WITA

Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem

Kamis, 30 April 2026 - 20:14 WITA

Soal Anjing Liar, Wabup Lombok Timur: Sterilisasi Lebih Efektif daripada Eliminasi

Kamis, 30 April 2026 - 15:30 WITA

Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak

Kamis, 30 April 2026 - 14:51 WITA

Pemkab Lotim-Unram Teken Hibah Lahan Riset Rumput Laut dan Klinik Spesialis di Ekas

Rabu, 22 April 2026 - 15:35 WITA

TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa

Berita Terbaru

Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air guna memadamkan sisa api yang menghanguskan gudang material MAN IC Lombok Timur, Senin 4 Mei 2026 malam. (Foto: Lombokini.com/Damkarmat Lombok Timur).

Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Gudang Bahan Bangunan MAN IC Lombok Timur

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:25 WITA