Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong berfoto bersama usai menuntaskan kegiatan sosialisasi, edukasi, dan pembagian makanan tambahan (PMT) bagi 55 balita stunting di Desa Pringgabaya Utara, Selasa 18 Agustus 2026. [Foto: Lombokini.com/Istimewa]

Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong berfoto bersama usai menuntaskan kegiatan sosialisasi, edukasi, dan pembagian makanan tambahan (PMT) bagi 55 balita stunting di Desa Pringgabaya Utara, Selasa 18 Agustus 2026. [Foto: Lombokini.com/Istimewa]

LOMBOKINI.com – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan (ITSKes) Muhammadiyah Selong menggelar sosialisasi, edukasi, dan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi 55 balita yang tergolong stunting di wilayah Pringgabaya Utara, Selasa 18 Agustus 2026.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya orang tua balita, mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini melalui pemenuhan gizi, pola asuh yang tepat, serta kebersihan lingkungan.

Koordinator acara, Ridho Aurahman, menegaskan bahwa sosialisasi dan edukasi tersebut menjadi langkah strategis untuk menekan angka stunting di daerah setempat.

“Masyarakat perlu memahami pentingnya pencegahan stunting sejak dini melalui asupan gizi dan pola asuh yang tepat,” jelas Ridho.

Ketua Kelompok KKN, Diarti Hariani, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam membantu pemerintah menangani masalah gizi anak. Tim KKN mengidentifikasi 55 balita sasaran berdasarkan data yang mereka terima.

Baca Juga :  HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

“Kami menerima data bahwa ada 55 anak balita yang tergolong stunting dan menjadi sasaran dalam kegiatan sosialisasi, edukasi, serta pemberian makanan tambahan,” kata Diarti.

Dalam pelaksanaannya, tim KKN memberikan penyuluhan tentang pola asuh bergizi, pentingnya sanitasi lingkungan, serta langkah-langkah konkret yang dapat dilakukan keluarga untuk mencegah stunting.

Selain itu, mereka juga menyalurkan PMT kepada 55 balita sasaran guna mendukung langsung pemenuhan gizi harian mereka.

Diarti menambahkan, penanganan stunting tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif keluarga, masyarakat, tenaga kesehatan, dan lembaga pendidikan.

Baca Juga :  Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada pemberian makanan tambahan, tetapi juga dapat meningkatkan kesadaran orang tua agar lebih memperhatikan asupan gizi dan tumbuh kembang anak. Pencegahan stunting harus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sekretaris Desa Pringgabaya Utara, Lalu Ikhsan, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pringgabaya Utara, khususnya dalam meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan dan pemenuhan gizi bagi balita sejak dini,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Buka FTBI 2026 Selong: Dikbud Tegaskan Larangan Siswa Bawa Motor dan Angin Segar Bagi 4.889 Guru Paruh Waktu
Dukung Edaran Dikbud, Satlantas Polres Lotim Siap Tertibkan Pelajar Pengendara Motor
Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim
Wabup Lotim Tinjau SMPN 2 Selong, Soroti Fasilitas Minim dan Komite Vakum 6 Tahun
Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid
Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS
80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:02 WITA

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:42 WITA

Haerul Warisin Tegaskan Jangan Seret Gerindra ke Kasus LAZ

Senin, 27 Juli 2026 - 11:27 WITA

DPD PDIP NTB Peringati 30 Tahun Kudatuli, Refleksi Perjuangan Demokrasi

Senin, 13 Juli 2026 - 16:27 WITA

BGN Kembali Salurkan MBG dan Serap Masukan dari Pelaksana di Lapangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:47 WITA

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:36 WITA

Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB

Berita Terbaru