Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Senin, 24 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Raffi Ahmad dan The Dudas-1 menyerahkan bantuan Rp1 miliar kepada korban kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Ahad 23 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

Raffi Ahmad dan The Dudas-1 menyerahkan bantuan Rp1 miliar kepada korban kebakaran di Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Ahad 23 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Artis ibukota Raffi Ahmad bersama kelompok selebritas The Dudas Minus One (The Dudas-1) mengunjungi kawasan Rumah Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, pada Ahad 23 Agustus 2026.

Kunjungan ini mereka lakukan pascakebakaran yang melanda kampung adat tersebut pada Sabtu 22 Agustus malam.

Dalam kunjungannya, Raffi Ahmad dan The Dudas-1 menyalurkan bantuan sebesar Rp 1 miliar untuk warga yang kehilangan rumah, harta benda, serta bagian penting dari kehidupan mereka akibat musibah kebakaran.

Kunjungan dan Keprihatinan Raffi Ahmad dan The Dudas-1

Selama ini, masyarakat mengenal The Dudas Minus One yang beranggotakan Raffi Ahmad, Desta, Ariel NOAH, dan Gading Marten melalui kegiatan touring ke berbagai daerah di Indonesia sambil mengangkat kebudayaan, pariwisata, dan UMKM lokal.

Namun, kehadiran mereka di Sade kali ini berbeda. Raffi Ahmad bersama The Dudas-1 tidak sekadar melakukan perjalanan atau menikmati potensi wisata dan budaya. Mereka datang untuk melihat langsung kondisi masyarakat setelah kawasan Rumah Adat Sade dilanda kebakaran.

Sebelumnya, Raffi Ahmad juga menyampaikan rasa duka melalui media sosialnya.

“Hati kami ikut sedih melihat musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Sade, Lombok. Begitu banyak rumah, kenangan, dan bagian dari kehidupan yang harus hilang dalam sekejap,” tulis Raffi Ahmad.

Ia kemudian mendoakan agar seluruh warga Sade diberikan kekuatan untuk menghadapi musibah tersebut dan kembali bangkit.

Baca Juga :  Satpol PP Tertibkan Lapak di Labuhan Haji, Temukan Kuitansi Nama Perempuan Bertarif Rp 50-200 Ribu

“Semoga seluruh warga Sade diberikan kekuatan, ketabahan, dan kemudahan untuk kembali bangkit. Doa kami untuk Sade dan seluruh masyarakat yang terdampak,” lanjutnya.

Ratusan Rumah Terdampak, Pemerintah Masih Himpun Data

Musibah kebakaran tersebut tidak hanya berdampak pada bangunan fisik, tetapi juga menyisakan duka atas hilangnya rumah, barang berharga, serta bagian dari kehidupan dan kenangan masyarakat di kampung adat tersebut.

Pemerintah daerah masih menghimpun data jumlah kerusakan akibat kebakaran. Namun, diperkirakan ratusan rumah dilaporkan terdampak dalam kejadian ini.

Dukungan terhadap warga terdampak terus berdatangan. Raffi Ahmad dan The Dudas Minus One berharap bantuan Rp 1 miliar dapat membantu masyarakat Sade dalam menghadapi masa pemulihan pascakebakaran.

Pemerintah Jamin Rekonstruksi Desa Adat Sade

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memastikan pemerintah akan membangun kembali Desa Adat Sade setelah masa penanganan darurat selesai.

“Prioritas kita sekarang adalah masyarakat. Setelah kondisi darurat tertangani, kita akan bersama-sama memikirkan pemulihannya,” ujar Widiyanti.

“Kita ingin Sade bangkit kembali tanpa kehilangan jati dirinya sebagai ruang hidup dan warisan budaya masyarakat Sasak,” kata Menpar Widiyanti dalam siaran resmi, Ahad 23 Agustus 2026.

Widiyanti menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang melanda Kampung Adat Sade. Ia bersyukur tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam kepada seluruh masyarakat Kampung Adat Sade yang terdampak. Yang paling penting saat ini adalah memastikan warga dalam kondisi aman dan kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi,” ujar Widiyanti.

Baca Juga :  Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Poltekpar Lombok Siap Buka Dapur Umum

Menpar mengatakan, sejak awal kejadian, Kementerian Pariwisata telah melakukan langkah koordinatif dengan Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, serta pemangku kepentingan terkait untuk memantau perkembangan situasi dan mengidentifikasi dukungan yang dapat segera diberikan kepada masyarakat.

Widiyanti juga menginstruksikan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok untuk turun dan terlibat dalam penanganan di lapangan. Poltekpar Lombok diminta bersiap membuka dapur umum untuk mendukung kebutuhan konsumsi masyarakat terdampak, sekaligus menyiapkan bentuk bantuan lain sesuai kebutuhan di lapangan.

Pemerintah Pusat Bahas Rekonstruksi dan Rehabilitasi

Terkait langkah rekonstruksi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan pihaknya akan segera membahas rencana pemulihan bersama kementerian teknis.

“Kebakarannya baru kemarin baru dua hari, nanti tentu akan dibahas untuk rekonstruksi. Iya nanti dibahas dengan kementerian teknis,” ujarnya di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin 24 Agustus 2026.

Selain rekonstruksi fisik, pemerintah pusat juga merencanakan rehabilitasi pembiayaan karena mayoritas penduduk di desa tersebut merupakan pelaku UMKM.

Pemerintah akan membicarakan alokasi anggaran yang dibutuhkan untuk memulihkan kawasan Desa Sade bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

“Rehabilitasi nanti kita carikan yang berbeda. Nanti akan dibahas dengan menteri keuangan,” pungkasnya. ***

Penulis : Tim Lombokini.com

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes
LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta
Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN
Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun
Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan
Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT
Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:33 WITA

ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:01 WITA

Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:14 WITA

Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA