Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Kamis, 3 September 2026 - 21:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

LOMBOKINI.com – Mantan Menko Polhukam Mahfud MD memprediksi Presiden Prabowo Subianto akan kembali mencalonkan diri pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029 dan berpeluang besar memenangkan kontestasi tersebut.

“70 persen yakin Pak Prabowo akan mencalonkan diri lagi. Dan kalau Pak Prabowo mencalonkan diri lagi, peluangnya untuk menang besar,” ujar Mahfud dalam keterangan resminya, Kamis 3 September 2026.

Mahfud menilai status Presiden petahana menjadi modal utama yang menguntungkan Prabowo. Posisi itu, kata dia, memberi akses terhadap beragam sumber daya politik dan pemerintahan yang dapat dimaksimalkan dalam pesta demokrasi mendatang.

Menurut Mahfud, figur calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo nantinya tidak akan terlalu menentukan hasil akhir. Ia menekankan kekuatan utama tetap berada pada Prabowo sebagai incumbent, sehingga perubahan konfigurasi pasangan calon tidak serta-merta mengubah peluang kemenangannya.

Baca Juga :  TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Mahfud juga menyebut hingga saat ini belum ada tokoh politik yang memiliki kekuatan sebanding untuk menghadapi Prabowo. Karena itu, ia mengingatkan calon lawan agar mematangkan pertimbangan sebelum maju, mengingat risiko kekalahan yang cukup besar.

Selain faktor kelembagaan, Mahfud menyoroti sejumlah program pemerintah yang memperkuat citra Prabowo di mata masyarakat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) dinilai menjadi kebijakan strategis yang membangun kedekatan dengan rakyat. Ia juga mencermati kemunculan berbagai organisasi pendukung yang mengatasnamakan Prabowo sebagai indikasi penguatan basis politik menjelang 2029.

Di sisi lain, Mahfud memberikan catatan kritis terkait penggunaan aparatur negara. Ia menduga kepolisian dan aparat mulai dimanfaatkan untuk kepentingan politik, bukan semata menjalankan fungsi netral dalam pemerintahan. Hal ini menjadi salah satu kekhawatirannya dalam membaca peta politik ke depan.

Baca Juga :  Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Mahfud menilai langkah “menggergaji” atau melemahkan Prabowo di tengah posisi politiknya yang sedang kuat merupakan tindakan keliru. Ia menegaskan pihak yang ingin menantang harus memperhitungkan secara matang kekuatan petahana, popularitas program, serta sumber daya pemerintah yang dimiliki.

Meskipun berbagai prediksi mulai bermunculan, Mahfud mengakui peta persaingan Pilpres 2029 masih sangat dinamis. Faktor koalisi partai, tingkat kepuasan publik, dan kinerja pemerintahan hingga menjelang pemilu akan turut menentukan arah pertarungan.

Sebelumnya, pada Februari 2025, Prabowo merespons dorongan untuk maju kembali dengan menyatakan bahwa dirinya baru mulai bekerja sebagai presiden sehingga masih terlalu dini untuk membahas pencalonan pada pemilu berikutnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara
Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
Haerul Warisin Tegaskan Jangan Seret Gerindra ke Kasus LAZ
DPD PDIP NTB Peringati 30 Tahun Kudatuli, Refleksi Perjuangan Demokrasi
BGN Kembali Salurkan MBG dan Serap Masukan dari Pelaksana di Lapangan
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur: ‘Onder Afdeling’

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Pertanian Lombok Timur Tumbuh 5,08 Persen, Momentum Baru Ekonomi Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:15 WITA

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Resensi Buku ‘Kebijakan Ekonomi Publik’

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:37 WITA

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:46 WITA

Beroperasinya Smelter PT. AMMAN: Renegoisasi Royalti 

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Nasional

Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:31 WITA

Peneliti Lombok Research Center (LRC),
Dr. Maharani. (Foto: Istimewa)

Lingkungan

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 Sep 2026 - 22:01 WITA