NW dan NWDI Paket Jadi di Pilkada Lotim 2024, CEO GNR: Siap Dilantik

Senin, 25 Maret 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Calon Bupati dan Wakil Bupati Lotim 2024 yang diusung Partai Gerindra dan Perindo.(sumber:bawaslu)

Ilustrasi Calon Bupati dan Wakil Bupati Lotim 2024 yang diusung Partai Gerindra dan Perindo.(sumber:bawaslu)

LOMBOKINI.com – Pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, Partai Gerindra meraih 6 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur (Lotim), sementara Partai Perindo 4 kursi. Perolehan kursi kedua Partai Politik (Parpol) ini bagaikan kode alam untuk bersatu.

Jumlah kursi DPRD Lotim pada Pileg 2024 sebanyak 50 kursi. Syarat Parpol dapat mengusung Calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada 2024, memperoleh 20 persen kursi dari jumlah keseluruhan.

Begitu juga apabila menggunakan suara sah, minimal 25 persen dari total keseluruhan. Hal tersebut disampaikan oleh Devisi Teknis Penyelenggaraan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lotim, Muliyadi.

“Kalau dua Partai membentuk Koalisi, minimal memperoleh masing-masing lima kursi,”kata Muliyadi, Senin 25 Maret 2024.

Baca Juga :  Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Dengan begitu, peluang bersatunya Partai Gerindra dan Perindo membentuk koalisi, dapat mengusung calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Lotim 2024.

Sementara itu, calon potensial Gerindra saat ini berasal dari kader NW. Seperti RTGB. H. Lalu Zainuddin Atsani, TGH. Lalu Gede Muhammad Khairul Fatihin, dan yang lainnya.

Untuk Partai Perindo itu sendiri, nama H. Djamaluddin muncul sebagai calon potensial dari kalangan NWDI. Nama HM. Syamsul Luthfi, yang disebut-sebut juga namun masih bertahan di Partai Nasdem.

Kedua organisasi besar Pulau Lombok ini, apabila bersatu membentuk koalisi pada Pilkada Lotim 2024, menurut Lembaga Survei bakal tidak ada tandingnya.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

“Bapak RTGB ingin maju misalkan atau mendorong kader terbaik dari NW yang lain akan disandingkan dengan kader NWDI, saya rasa ini bisa di katakan siap lantik,”kata CEO Global Nusantara Riset (GNR), Dedy Febry Rachman.

Menurut Dedy, Kader dari NW dan NWDI cukup tinggi elektabilitasnya dibandingkan dengan tokoh-tokoh lainnya.

Melihat hasil survei satu tahun silam hingga saat ini, HM. Syamsul Luthfi masih tertinggi elektabilitasnya, di ikuti RTGB. H. Lalu Zainuddin Atsani, H. Rumaksi dan H. Haerul Warisin.

“Kalau memang betul NW dan NWDI paket jadi, siap di lantik sudah,”ujarnya. ***

Penulis : Ong

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:14 WITA

Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA