Pawai HUT RI ke 80: Dinas Pertanian Lotim Arak dan Bagikan Hasil Pertanian Gratis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 13:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pawai HUT RI ke 80: Dinas Pertanian Lombok Timur Arak dan Bagikan Hasil Pertanian Gratis. (Foto: Lombokini.com).

Pawai HUT RI ke 80: Dinas Pertanian Lombok Timur Arak dan Bagikan Hasil Pertanian Gratis. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur (Lotim) memeriahkan peringatan HUT RI ke-80 dengan mengerahkan sekitar 500 personelnya dalam pawai bertema ketahanan pangan pada Kamis, 28 Agustus 2025. Selain itu, mereka mengarak berbagai hasil pertanian dan perkebunan lokal secara meriah.

Sekretaris Dinas Pertanian Lombok Timur, Aziz, menegaskan bahwa semua unit kerjanya ikut serta secara lengkap. Kemudian, para peserta menghiasi setiap kendaraan dengan komoditas pangan seperti padi, jagung, sayuran segar, buah-buahan, dan hasil olahan.

Setelah melintasi rute dari PTC Pancor ke Taman Tugu Selong, mereka membagikan seluruh hasil bumi tersebut secara gratis kepada warga yang menonton di garis finis.

Baca Juga :  TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa

Sahabudin, warga Suralaga, mengaku terkesan dengan atraksi tersebut. Ia mengatakan bahwa langkah Dinas Pertanian merupakan hal baru.

“Saya bangga dan salut, ini berbeda dari biasanya,” ujarnya.

Iq Mudrikah, warga Sakra, merasakan hal yang sama dan bersyukur pulang membawa bawang putih, cabai, dan jagung.

Sementara itu, Dahman, mahasiswa asal Selong, mengaku senang bisa mendapatkan ubi, jagung, dan bibit buah.

Kepala Dinas Pertanian Lalu Fathul Kasturi menyampaikan terima kasih kepada semua UPT Pertanian atas dukungan dan kerjasamanya.

Dia menambahkan bahwa para petani dari berbagai kecamatan turut memeriahkan dengan membawa hasil bumi sambil mengenakan pakaian adat.

Baca Juga :  Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 

“Alhamdulillah, ini sebagai wujud rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ucapnya kepada awak media di lokasi acara, Kamis 28 Agustus 2025.

Menurutnya, aksi ini menunjukkan semangat dan kebersamaan yang luar biasa. “Tidak hanya menjadi hiburan, tetapi kegiatan ini berfungsi sebagai sarana promosi dan edukasi,” tambahnya.

Melalui pawai ini, sambung Kasturi, Dinas Pertanian Lombok Timur ingin menunjukkan potensi pangan lokal dan menegaskan bahwa sektor pertanian menjadi tulang punggung ekonomi serta ketahanan pangan masyarakat. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan
Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Belum Dapat Kejelasan, Bantuan Stimulan Tak Tepat Sasaran
Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur
Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis
Lantik Pengurus Kwarcab, Bupati Lombok Timur Minta Pramuka Perkuat Karakter Generasi Muda
Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WITA

Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 

Rabu, 22 April 2026 - 10:52 WITA

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA