TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Jumat, 21 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. TGKH. Muhammad Zainul Majdi. (Foto: Lombokini.com)

Dr. TGKH. Muhammad Zainul Majdi. (Foto: Lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Ketua Umum PB NWDI, Dr. TGKH. Muhammad Zainul Majdi, menegaskan bahwa suara mahasiswa merupakan bagian dari suara rakyat yang harus juga kita dengar bersama. Namun, ia mengingatkan agar penyampaian aspirasi berlangsung tertib dan tanpa anarkis.

TGB mengajak seluruh elemen masyarakat membuka mata dan telinga selebar-lebarnya terhadap berbagai harapan yang disuarakan generasi muda.

Ajakan itu ia sampaikan dalam video berdurasi 1 menit 10 detik yang ia unggah di akun media sosial pribadinya, pada Rabu 19 Aguatus 2026.

Baca Juga :  AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan

“Suara adik-adik mahasiswa hari ini adalah harapan dan aspirasi rakyat yang patut kita dengar. Karena itu, mari kita lapangkan dada, buka mata, dan buka telinga,” ujar mantan Gubernur NTB dua periode tersebut, dilansir Lombokini.com, Jumat 21 Agustus 2026.

Rektor IAIH Pancor itu juga menyebut keberanian mahasiswa terus bersuara sebagai pertanda positif.

Menurutnya, semangat itu menunjukkan bahwa elan vital atau jiwa bangsa untuk terus maju masih tetap hidup.

“InsyaAllah, kalau mahasiswa terus bersuara, artinya elan vital bangsa kita untuk terus bergerak masih ada dan masih hidup. Alhamdulillah,” pungkas TGB.

Baca Juga :  Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan

TGB memberikan dukungan penuh, namun dengan tegas mengingatkan bahwa kebebasan berpendapat tetap sah, asalkan tidak merusak fasilitas publik.

Ia mengajak semua pihak mengawal dan melindungi mahasiswa agar dapat menyampaikan pendapat secara santun.

“Selama aspirasi itu tidak anarkis, tidak menghancurkan, dan tidak merusak fasilitas publik, maka itu adalah sesuatu yang sah dan perlu kita dengar. Mari kita jaga dan kita kawal anak-anak muda kita,” tegasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Sumber Berita: Akun Facebook Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi
Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat
Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT
AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan
Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong
Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores
Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA
Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:17 WITA

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:14 WITA

Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:31 WITA

Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:19 WITA

AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:23 WITA

Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong

Berita Terbaru

Dr. Maharani, peneliti Lombok Research Center (LRC), memaparkan materi tentang penguatan kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Seco Cafe, PTC Pancor, Lombok Timur, Selasa (20/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Opini

Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:44 WITA