LRC Inisiasi Program Pemberdayaan UMKM Berbasis Bambu di Lombok Timur

Kamis, 7 Agustus 2025 - 11:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perempuan pengerajin anyaman pagar bambu di Kecamatan Sikur. (Foto: Lombokini.com/Harianto).

Perempuan pengerajin anyaman pagar bambu di Kecamatan Sikur. (Foto: Lombokini.com/Harianto).

LOMBOKINI.comLombok Research Center (LRC) menginisiasi program pemberdayaan dan pembinaan UMKM berbasis bambu di Lombok Timur. LRC menjadikan Kecamatan Sikur sebagai lokasi pilot project program ini.

Koordinator Program LRC, Muhammad Zaini, menjelaskan bahwa inisiatif ini muncul dari potensi besar bambu di daerah tersebut, baik secara ekonomi maupun ekologis. “Lombok Timur dikenal memiliki potensi di sektor komoditas pertanian dan pariwisata. Inilah alasan kami mengangkat potensi lokal, terutama desa-desa penghasil bambu,” tegas Zaini kepada wartawan, Kamis 7 Agustus 2025.

Baca Juga :  Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Zaini menekankan, bambu bukan sekadar material mudah diperoleh, tetapi juga merepresentasikan kekuatan, kelenturan, dan identitas lokal masyarakat.

Sebagai langkah awal, LRC akan melakukan asesmen di 14 desa di Kecamatan Sikur. Asesmen ini bertujuan menggali aspirasi dan mendorong partisipasi warga, memastikan program berjalan sesuai kebutuhan lokal dan bukan sekadar intervensi eksternal.

Baca Juga :  Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

“Kami bercita-cita menjadikan Kecamatan Sikur sebagai sentra kerajinan berbasis bambu. Ini bukan hanya tentang produk kerajinan, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan dan kebanggaan akan identitas lokal,” papar Zaini.

Program ini mendukung pengembangan ekonomi kreatif lokal dan selaras dengan target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam pengentasan kemiskinan, penciptaan pekerjaan layak, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mendukung pola konsumsi dan produksi berkelanjutan. ***

Berita Terkait

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Wabup Lotim Tegaskan Pelaku Judi dan Pinjaman Online Satu KK Auto Dicoret dari Daftar Bantuan Bansos
Z Coffee Hening Resmi Dibuka: Kafe Inklusif 100 Persen Dikelola Disabilitas Hadir di Lombok Timur
Cetak Wirausaha Muda Mandiri, PW Pemuda NW dan BAZNAS NTB Gelar Pelatihan Manajemen Bisnis
Konten Kreator Diusulkan Punya NIB, DPMPTSP Lotim: Mereka tidak perlu Khawatir dan Bila Perlu Kita Bimtek
Bazar Sedin Tbere: Menikmati Sosis dan Kopi dengan Lanskap Gunung Rinjani dari Bibir Kokoq Reban Samas
PW Pemuda NW NTB Gelar Diskusi dan Bakti Sosial ‘Desa Berdaya’ di Sembalun
Wasekjen Seknas FITRA Ingatkan Risiko MBG Serap Anggaran Terlalu Besar

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Rabu, 2 September 2026 - 10:29 WITA

Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:15 WITA

TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:30 WITA

Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur

Berita Terbaru