Korwil SPPG Klarifikasi Soal Biaya Akun, Dorong Publik Kawal Program MBG

Rabu, 28 Januari 2026 - 23:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Wilayah SPPG Lombok Timur Agamawan Salam memberikan penjelasan dan bantahan atas tuduhan pungutan liar di program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Selong, Rabu 28 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com/Najamudin Anaji).

Koordinator Wilayah SPPG Lombok Timur Agamawan Salam memberikan penjelasan dan bantahan atas tuduhan pungutan liar di program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Selong, Rabu 28 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com/Najamudin Anaji).

LOMBOKINI.com – Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) Lombok Timur, Agamawan Salam, mengklarifikasi dan membantah keras tuduhan yang menyebut dirinya memaksa mitra membayar Rp 60-200 juta untuk pembuatan akun.

Agamawan Salam, yang akrab disapa Agam, menegaskan bahwa semua tuduhan yang dialamatkan kepadanya tidak benar.

“Apa yang dituduhkan itu semuanya tidak benar. Saya pastikan tidak benar,” tegasnya kepada Lombokini.com di Selong, Rabu 28 Januari 2026 malam.

Ia juga menyangkal telah mewajibkan mitra membeli material pembangunan dapur melalui dirinya.

Menurutnya, proses pendaftaran mitra berjalan langsung melalui portal pusat tanpa campur tangan ataupun pungutan dari pihaknya.

Baca Juga :  Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Tuduhan: Tarif Dipatok Puluhan Hingga Ratusan Juta

Bantahan Agam menanggapi laporan sejumlah pihak yang menuduhnya melakukan praktik pungutan liar (pungli). Seorang pengelola dapur yang enggan disebut namanya mengklaim bahwa Agamawan mematok tarif tertentu.

“Siapapun dapur yang mau buat akun, harus bayar dulu sama Agam, dengan nilai puluhan hingga ratusan juta rupiah,” ungkap sumber tersebut pada  Sabtu 24 Januari 2026 lalu.

Ajakan untuk Pengawasan dan Partisipasi Publik

Di tengah penyangkalan tersebut, Agam justru mengajak masyarakat untuk aktif mengawasi pelaksanaan program MBG. Ia meminta masyarakat melaporkan setiap indikasi pelanggaran.

Baca Juga :  Sejarah Lahirnya Lombok Timur

“Program MBG ini harus sukses dan semua pihak wajib mengikuti aturan,” ujarnya.

Agam menekankan bahwa kesuksesan program ini penting sebagai bukti kemampuan Indonesia dalam menjalankan program nasional.

Minta Masukan untuk Perbaikan Program

Selain pengawasan, Agam juga membuka diri untuk menerima saran dan masukan konstruktif dari masyarakat. Ia mengakui bahwa sebagai program baru, MBG mungkin masih memiliki kekurangan.

“Saran, masukan, dan kritik dari siapa pun harus didengar. Penanggung jawab program perlu melakukan evaluasi secara rutin,” kata Agam.

Ia juga mengimbau publik untuk mendokumentasikan menu MBG sebagai bagian dari mekanisme pengawasan partisipatif. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 06:48 WITA

Dukung Edaran Dikbud, Satlantas Polres Lotim Siap Tertibkan Pelajar Pengendara Motor

Sabtu, 5 September 2026 - 19:56 WITA

Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:46 WITA

HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:55 WITA

Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wabup Lotim Tinjau SMPN 2 Selong, Soroti Fasilitas Minim dan Komite Vakum 6 Tahun

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:31 WITA

Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:44 WITA

Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:59 WITA

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

Berita Terbaru