Kolaborasi KTNA, Bhayangkari, dan Pemda Tekan Inflasi Lewat Pasar Murah

Minggu, 15 Juni 2025 - 05:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi KTNA, Bhayangkari, dan Pemda Lombok Timur Tekan Inflasi Lewat Pasar Murah. (Foto: Lombokini.com).

Kolaborasi KTNA, Bhayangkari, dan Pemda Lombok Timur Tekan Inflasi Lewat Pasar Murah. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Lombok Timur, Haji Subhan, ikut serta dalam pasar murah yang digelar Bhayangkari bersama Dinas Ketahanan Pangan setempat pada Sabtu, 14 Juni 2025.

KTNA menawarkan berbagai produk unggulan lokal seperti cabai, kopi, beras, dan mutiara laut dengan harga terjangkau kepada masyarakat.

Haji Subhan memutuskan bergabung dalam kegiatan ini setelah melihat harga cabai melonjak hingga Rp 65 ribu per kilogram. Bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Bhayangkari, mereka berhasil menurunkan harga cabai menjadi Rp 40 ribu per kilogram dalam satu hari.

Baca Juga :  Lombok Timur Gelar O2SN, Siapkan Atlet Muda untuk Porprov 2026

“Kami melakukan intervensi pasar secara nyata. Tidak hanya menstabilkan harga, tetapi juga melindungi kepentingan petani,” tegas Subhan.

Pasar murah ini memberikan manfaat ganda. Masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah, sementara petani bisa menjual hasil panen langsung tanpa perantara tengkulak.

Warga menunjukkan antusiasme sejak pagi. Ratusan orang memadati lokasi pasar murah di halaman Mapolres Lombok Timur untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

“Saya sangat terbantu. Harga kebutuhan pokok di sini jauh lebih terjangkau,” ujar Nila Okto, salah seorang pengunjung.

Baca Juga :  Hanya 6 dari 12 Armada Layak Operasi, Kadis Damkarmat Lotim Dorong Pengadaan Lewat Pokir Dewan

Kapolres Lombok Timur, AKBP I Komang Sarjana, mengapresiasi kolaborasi ini. Ia menegaskan bahwa pasar murah bukan hanya solusi jangka pendek untuk mengendalikan inflasi, tetapi juga bukti sinergi antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan.

“Kegiatan pasar murah ini tidak hanya menekan inflasi, tetapi juga memperkuat kerja sama untuk ketahanan pangan,” tegasnya.

Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, dan Dinas Koperasi bersama KTNA terlibat langsung dalam menyediakan produk pangan lokal dengan harga terjangkau. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bupati Tegaskan Petugas Sensus Ujung Tombak Ketepatan Perencanaan
Bupati Lombok Timur Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026
Hanya 6 dari 12 Armada Layak Operasi, Kadis Damkarmat Lotim Dorong Pengadaan Lewat Pokir Dewan
Damkarmat Lombok Timur Wajibkan Simulasi Kebakaran untuk Akreditasi Puskesmas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani
Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026
Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:51 WITA

Menjelang Demo 2 Juni, GASAK NTB Ingatkan Aliansi PPS Soal Titik Vital

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Senin, 25 Mei 2026 - 10:30 WITA

Qoriah Asal Lombok Tengah Harumkan NTB di MTQ Internasional 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:08 WITA

NTB Perluas Cakupan MBG dan Targetkan 30 Persen Kebutuhan Pangan dari Produksi Lokal

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:05 WITA

NTB Kirim 24.974 Sapi Kurban ke Jabodetabek, Perputaran Uang Tembus Rp 500 M

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:15 WITA

DPRD NTB Sahkan Raperda Pajak Daerah, Targetkan Tambahan Rp 160 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:27 WITA

TPID NTB Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Idul Adha

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:46 WITA

Dishub NTB Serahkan Sertifikat Keselamatan ke Perusahaan Angkutan Umum

Berita Terbaru

Lombok Timur

Bupati Tegaskan Petugas Sensus Ujung Tombak Ketepatan Perencanaan

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:10 WITA

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, memukul gong didampingi jajaran pejabat terkait sebagai tanda pembukaan pelatihan Petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Syariah Lombok Hotel, Selong, Jumat 29 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WITA