Kelompok Tani Ternak Makmur Mulia Gelar Pengembangan Kapasitas SDM

Rabu, 26 Juli 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia untuk Peningkatan Kualitas Ternak di Mushola Nurul Huda Dusun Dasan Tiga. (Ong)

Kegiatan Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia untuk Peningkatan Kualitas Ternak di Mushola Nurul Huda Dusun Dasan Tiga. (Ong)

Kelompok Tani Ternak Makmur Mulia di Desa Sukamulia Timur, Kabupaten Lotim Melakukan Kegiatan Pengembangan Kapasitas Sumber Daya Manusia untuk Peningkatan Kualitas Ternak

LOMBOKINI.com Kelompok Tani Ternak Makmur Mulia yang berada di Desa Sukamulia Timur, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), menggelar kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam usaha peternakan, Rabu, 26 Juli 2023.

Kegiatan ini berlangsung di Mushola Nurul Huda Dusun Dasan Tiga, Desa Sukamulia Timur dan dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk pejabat dari Dinas Pertanian, dokter hewan dari Dinas Kesehatan Hewan, Camat Sukamulia, dan Pemerintah Desa Sukamulia Timur.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan pembinaan dan penyuluhan kepada anggota Kelompok Tani Ternak Makmur Mulia mengenai berbagai aspek yang terkait dengan manajemen kandang serta penanganan hewan ternak.

Materi mengenai manajemen kandang disampaikan oleh PPL dari UPTD Pertanian Kecamatan Sukamulia, Lalu Karna, yang memberikan wawasan dan keterampilan bagi para peternak dalam meningkatkan efisiensi dan kesejahteraan ternak.

Baca Juga :  Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Salah satu poin penting yang disampaikannya adalah bahwa Kelompok Tani Ternak Makmur Mulia sudah terdaftar dengan baik di tingkat kabupaten dan terintegrasi dalam Sistem Informasi dan Manajemen Penyuluh Pertanian (Simluhtan) Kementerian RI.

“Hal ini menunjukkan komitmen kelompok untuk melakukan usaha peternakan secara legal dan terstruktur,” ujar Lalu Karna.

Selain itu, dokter hewan dari Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan, juga memberikan materi yang berharga dalam kegiatan tersebut.

Materi yang disampaikan mencakup cara memilih bibit hewan yang unggul, strategi penanggulangan penyakit menular pada hewan, dan teknik inseminasi buatan.

Dengan pengetahuan ini, diharapkan peternak dapat meningkatkan kualitas dan produktivitas ternak mereka.

 

Setelah sesi penyampaian materi, petugas kesehatan hewan dari UPTD Peternakan Kecamatan Sukamulia, turut beraksi dengan memberikan layanan kesehatan langsung pada ternak milik kelompok.

Penyuntikan vitamin dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan ternak tetap optimal. Selain itu, ternak jenis Sapi dan Kambing yang mengidap gatal-gatal juga diberikan perawatan khusus, termasuk obat anti alergi, guna mendukung proses pemulihan yang lebih baik.

Baca Juga :  Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Ketua Kelompok Tani Ternak Makmur Mulia, Mihrad, menyatakan kegembiraannya atas terselenggaranya kegiatan ini.

Ia berharap melalui pengembangan kapasitas SDM, para anggota kelompok dapat mengoptimalkan usaha peternakan mereka dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Dalam sambutannya, Sekretaris Desa Sukamulia Timur, Saripudin juga memberikan apresiasi atas upaya Kelompok Tani Ternak Makmur Mulia dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuan peternak.

Pemerintah Desa berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan semacam ini guna mendorong pertumbuhan sektor peternakan di Kabupaten Lombok Timur, Khusunya Desa Sukamulia Timur.

“Semoga kegiatan pengembangan kapasitas SDM ini menjadi langkah awal yang baik bagi Kelompok Tani Ternak Makmur Mulia untuk mencapai kesuksesan lebih lanjut dalam usaha peternakan dan memberikan manfaat bagi seluruh anggotanya serta masyarakat sekitar,” ucapnya.***

Penulis : Ong

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terbaru

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA