Kejar Piutang Pajak, Sekda Lotim: Kerja Ibadah untuk Dongkrak PAD

Rabu, 2 Juli 2025 - 19:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembekalan Tim Operasi Kejar (Opjar) Piutang Pajak PBB-P2 Tahun 2025 tingkat Kabupaten Lombok Timur, Rabu 2 Juli 2025. (Foto: Lombokini.com).

Pembekalan Tim Operasi Kejar (Opjar) Piutang Pajak PBB-P2 Tahun 2025 tingkat Kabupaten Lombok Timur, Rabu 2 Juli 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur (Lotim), HM. Juaini Taofik, membuka Pembekalan Tim Operasi Kejar (Opjar) Piutang Pajak PBB-P2 Tahun 2025 tingkat Kabupaten Lombok Timur, Rabu 2 Juli 2025. Acara berlangsung di Ballroom lantai 2 Kantor Bupati.

Dalam sambutannya, Sekda menyoroti perbedaan tantangan di setiap masa pemerintahan. Ia mengungkapkan, jika sebelumnya gempa bumi dan pandemi Covid-19 menghadapkan Lotim pada dampak besar, kini daerah memfokuskan diri pada penguatan kapasitas fiskal.

“Oleh karena itu, mari niatkan kerja ini adalah ibadah,” ujar Juaini Taofik.

Juaini Taofik menekankan pentingnya niat ikhlas dan tanggung jawab dalam mengejar piutang pajak.

Baca Juga :  Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Ia menambahkan, upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi krusial mengingat struktur APBD Lotim masih memerlukan penguatan. Tim Opjar memiliki peran vital untuk memastikan piutang pajak tertagih.

Juaini Taofik memaparkan sembilan langkah utama sebagai panduan kerja tim Opjar:

  1. Memutakhirkan data wajib pajak.
  2. Melakukan segmentasi wajib pajak.
  3. Memahami jenis pajak yang akan ditagih.
  4. Melakukan penagihan bertahap dan persuasif.
  5. Mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat.
  6. Memberikan insentif/diskon untuk mendorong kepatuhan.
  7. Menggunakan data sebagai bahan evaluasi.
  8. Menyiapkan surat teguran.
  9. Melakukan evaluasi rutin.

Sekda mengharapkan Tim Opjar bekerja sama dengan kepala desa, kepala dusun, dan pihak terkait lainnya, sekaligus memahami berbagai karakter wajib pajak di lapangan.

Baca Juga :  Tim Saber Bapanas Temukan Cabai Rawit dan Minyakita Masih Dijual di Atas HET di Lombok Timur

“Niatkan kita bekerja untuk Lotim. Ini bukan hanya soal gaji, tapi juga berkah,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Muksin, menegaskan bahwa tugas mengejar piutang pajak merupakan keharusan, bukan pilihan, yang harus diselesaikan dengan semangat gotong-royong.

Ia mengingatkan, uang pajak merupakan uang rakyat yang akan kembali untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga pimpinan daerah sangat mengapresiasi upaya ini.

Muksin menyatakan, sistem modern dan transparan akan mendukung proses pemungutan dan penyetoran PBB. Pembekalan ini diikuti oleh koordinator dari 21 kecamatan dan seluruh anggota tim Opjar. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren
Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi
PTUN Mataram Tolak Gugatan Mantan Sekda Lombok Utara, Keputusan Bupati Sah
RSUD Soedjono Selong Gelar Pelatihan Internal untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan
Perampok Aniaya Dua Warga Jerowaru saat Gagal Curi Kerbau
Pengamat: Tingkat Kemiskinan Lombok Timur Capai Target, tapi Kemiskinan Ekstrem Tak Masuk RPJMD
Pemkab Lombok Timur Siapkan Rp 30 Miliar untuk Sembako Ramadan 1447 H, Target 198 Ribu Penerima
Inflasi Ramadan 1447 H: Pengamat Minta Eliminasi ‘Mutant Statistics’

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:15 WITA

Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:36 WITA

Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:43 WITA

Perampok Aniaya Dua Warga Jerowaru saat Gagal Curi Kerbau

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:25 WITA

Pengamat: Tingkat Kemiskinan Lombok Timur Capai Target, tapi Kemiskinan Ekstrem Tak Masuk RPJMD

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:19 WITA

Pemkab Lombok Timur Siapkan Rp 30 Miliar untuk Sembako Ramadan 1447 H, Target 198 Ribu Penerima

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:41 WITA

Inflasi Ramadan 1447 H: Pengamat Minta Eliminasi ‘Mutant Statistics’

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:58 WITA

S Bantah Gelapkan Rp 1,05 Miliar Dana Pembangunan Dapur MBG di Selong, Lombok Timur

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:21 WITA

Warga Duga Korupsi Menu MBG di Lombok Timur, Nilai Jeblok Rp 3000 per Siswa

Berita Terbaru