Dukung Swasembada, Kapolda NTB Pimpin Panen Raya Jagung Serentak 2026 di Lombok Barat

Kamis, 8 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Irjen Pol. Edy Murbowo memimpin langsung Panen Raya Jagung Serentak 2026 di Lombok Barat, Kamis 8 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com/Asman).

Irjen Pol. Edy Murbowo memimpin langsung Panen Raya Jagung Serentak 2026 di Lombok Barat, Kamis 8 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com/Asman).

LOMBOKINI.com – Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) mengambil bagian langsung dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026, Kamis 8 Januari 2026 pagi. Mereka menggelar kegiatan tersebut di Dusun Batu Samban, Desa Lembar Selatan, Lombok Barat.

Kapolda NTB Irjen Pol. Edy Murbowo, S.I.K., M.Si., memimpin langsung panen di lokasi bersama jajaran dan unsur terkait. Usai memanen jagung di lapangan, Kapolda mengikuti secara virtual Panen Raya Jagung Serentak tingkat nasional bersama Kapolri melalui zoom meeting.

Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda serentak seluruh jajaran Polda NTB. Data BPS Provinsi NTB tahun 2025 mencatat luas lahan jagung di wilayah ini mencapai 175.327 hektare dengan total produksi 1.196.952 ton. Sementara untuk Januari 2026, luas tanam jagung mencapai 344,17 hektare dengan estimasi hasil 1.720,85 ton.

Baca Juga :  Syamsuddin Pimpin ABUJAPI NTB, Usung Satpam Naik Kelas

Khusus untuk panen raya serentak ini, Polda NTB bersama jajaran Polres/Ta mengelola lahan seluas 9,74 hektare. Mereka memperkirakan hasil panen minimal 58,44 ton dan bisa mencapai maksimal 68,18 ton.

Dalam kesempatan itu, Irjen Pol. Edy Murbowo menegaskan komitmen Polri untuk mendukung ketahanan pangan daerah. “Polda NTB terus hadir mendampingi petani, mulai masa tanam sampai panen, sebagai bagian dukungan terhadap swasembada pangan nasional,” ujarnya di sela kegiatan.

Baca Juga :  HMI Mengkritik Gubernur NTB Terkait Kunjungan Turki dan Penundaan Pembahasan APBD 2027

Polda NTB juga memperhatikan tantangan cuaca. Wilayah Pulau Lombok masih sering diguyur hujan sehingga berpotensi meningkatkan risiko gagal panen. Sementara itu, Pulau Sumbawa baru memulai masa tanam pada Januari 2026 akibat kemarau panjang sebelumnya.

Menghadapi kondisi tersebut, Polda NTB memperkuat koordinasi dengan Dinas Pertanian untuk mempercepat masa tanam. Mereka juga menggerakkan Bhabinkamtibmas untuk mendorong kelompok tani segera menanam jagung, disertai pengawasan agar distribusi pupuk dan bibit tetap lancar.

Panen raya ini diharapkan dapat memberi semangat baru bagi petani serta memperkuat sinergi Polri dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan di Nusa Tenggara Barat. ***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Namudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jerry Dorong Penguatan Hulu agar NTB Jadi Pusat Industri Kelapa
Syamsuddin Pimpin ABUJAPI NTB, Usung Satpam Naik Kelas
HMI Mengkritik Gubernur NTB Terkait Kunjungan Turki dan Penundaan Pembahasan APBD 2027
LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:59 WITA

Syamsuddin Pimpin ABUJAPI NTB, Usung Satpam Naik Kelas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:55 WITA

HMI Mengkritik Gubernur NTB Terkait Kunjungan Turki dan Penundaan Pembahasan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:48 WITA

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Berita Terbaru