Cahaya Al-Qur’an Bersinar: Kisah Haru Santri Penghafal Al-Qur’an di Ponpes Darussomad Kerongkong

Minggu, 15 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Haerun Niza, Santri Kelas 4 SD Ponpes Darrussomad, Menyelesaikan Ujian Tahfidz dengan Khidmat dan Sempurna, Ahad, 15 Juni 2025. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Haerun Niza, Santri Kelas 4 SD Ponpes Darrussomad, Menyelesaikan Ujian Tahfidz dengan Khidmat dan Sempurna, Ahad, 15 Juni 2025. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com – Puluhan santri kelas 4 SD Pondok Pesantren Darussomad Kerongkong berhasil menyelesaikan ujian tahfidz Al-Qur’an dengan sempurna pada Ahad, 15 Juni 2025.

Mereka membacakan ayat-ayat suci secara tartil dengan makhraj yang tepat tanpa bantuan mushaf.

Kepala Sekolah SD Tahfidz Ponpes Darussomad, Ustadz Ruslan, mengungkapkan kekagumannya atas prestasi para santri.

“Subhanallah, hafalan mereka sempurna tanpa satu huruf pun terlewat. Mereka telah menghidupkan cahaya Al-Qur’an dalam hati dan lisan,” ucapnya dengan bangga.

Suasana haru langsung menyelimuti ruangan ketika Haerun Niza, salah satu santri, menyelesaikan hafalannya dengan sempurna.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Mahfus, orang tua santri, tak kuasa menahan haru. “Dua tahun lalu, anak saya belum bisa membaca Al-Qur’an. Kini ia sudah menghafal satu juz. Ini berkah yang tak ternilai,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Ponpes Darussomad konsisten menerapkan kurikulum tahfidz terpadu. “Kami tidak sekadar mengajarkan menghafal, tetapi juga memahami tafsir dasar dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an,” jelas Ustadz Ruslan, pada Lombokini.com, Ahad 15 Juni 2025.

Setiap santri mendapatkan pendampingan khusus dari musyrif untuk memantau perkembangan hafalan dan akhlak.

Baca Juga :  Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Ustadz H. Lalu Muhibban Al-Hafiz, Ketua Yayasan Tahfizh Darussomad, menegaskan bahwa ujian ini baru awal dari perjalanan panjang.

“Ini baru pintu gerbang untuk mencetak generasi penghafal Al-Qur’an seumur hidup,” pesannya sebelum menutup acara dengan doa bersama.

Pesantren yang berada di Desa Kerongkong, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur ini terus berkomitmen mencetak generasi Qur’ani tidak sekadar menghafal, tetapi juga menghayati dan mengamalkan Al-Qur’an dalam keseharian. Aamiin ya Rabbal ‘ālamīn. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Syamsuddin Pimpin ABUJAPI NTB, Usung Satpam Naik Kelas
HMI Mengkritik Gubernur NTB Terkait Kunjungan Turki dan Penundaan Pembahasan APBD 2027
Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:59 WITA

Syamsuddin Pimpin ABUJAPI NTB, Usung Satpam Naik Kelas

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:55 WITA

HMI Mengkritik Gubernur NTB Terkait Kunjungan Turki dan Penundaan Pembahasan APBD 2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:48 WITA

LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin, M.Si. (Foto: Lombokini.com)

Opini

TPAKD Award 2026:Tanpa Kemiskinan  

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:20 WITA