DPRD Lombok Timur Tetap Dukung Program Sembako Meski Ada Penolakan dari PDIP

Minggu, 9 Maret 2025 - 15:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri Tegaskan DPRD Tetap Dukung Program Sembako Pemkab Lombok Timur. (Foto: Dokumen Lombokini.com)

Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri Tegaskan DPRD Tetap Dukung Program Sembako Pemkab Lombok Timur. (Foto: Dokumen Lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur, Muhammad Yusri, menegaskan bahwa mereka tetap mendukung program pengadaan paket sembako sebagai salah satu program prioritas pemerintah kabupaten Lombok Timur tahun 2025.

Yusri menyampaikan dukungan ini meskipun beberapa anggota dewan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menolak program tersebut.

Dia menjelaskan bahwa mayoritas fraksi di DPRD Lombok Timur telah menyetujui program ini, sehingga program sembako untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) akan tetap berjalan dengan komitmen penuh dari DPRD.

“Kami terus mendukung program sembako untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah karena sebagian besar fraksi di DPRD Lombok Timur telah menyetujuinya,” ujar Yusri kepada media ini pada Ahad, 9 Maret 2025.

Baca Juga :  Nusa Medica Clinic Sembalun Siapkan Evakuasi Helikopter dan Asuransi Internasional bagi Pendaki Rinjani

Yusri menilai program pembagian sembako sebagai upaya membantu masyarakat Lombok Timur, terutama dalam menjaga inflasi dan menghadapi tantangan ekonomi yang masih dirasakan masyarakat.

Dia menegaskan bahwa program ini telah melalui proses pembahasan yang matang dan mendapatkan dukungan dari mayoritas anggota dewan.

Menanggapi nota keberatan dari fraksi PDIP, Yusri menyatakan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi dalam pengambilan keputusan.

“Kemarin, teman-teman dari PDIP mengajukan nota keberatan, tetapi itu atas nama partai, bukan kelembagaan DPRD,” jelasnya.

Dia menambahkan bahwa nota keberatan tersebut tidak akan menghentikan pelaksanaan program, karena keputusan akhir telah diambil berdasarkan suara terbanyak di DPRD Lombok Timur.

Baca Juga :  20 Persen Dana BOSP 2026 Boleh untuk Gaji Honorer, Lombok Timur Segera Terapkan

Yusri juga menegaskan bahwa pihaknya akan mengawasi program ini secara ketat untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penyalurannya.

“Kami memastikan bahwa bantuan sembako ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” tegas Yusri.

Sementara itu, fraksi PDIP yang mengajukan nota keberatan menolak program ini karena mereka khawatir akan efektivitas dan transparansinya.

Mereka meminta pemerintah menjalankan proses pengadaan dan distribusi sembako secara lebih terbuka dan transparan.

“Kami menolak program ini karena kami khawatir akan efektivitas dan transparansinya. Kami meminta pemerintah menjalankan proses pengadaan dan distribusi sembako secara lebih terbuka dan transparan,” ujar salah satu anggota Dewan dari PDIP, Amrullah.***

Berita Terkait

Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani
Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026
Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini
Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak
Mi6: Oke Wiredarme Hadirkan Warna Baru dalam Bursa Musda Demokrat NTB
Danrem 162 dan Bupati Lombok Timur Tutup TMMD ke-128
Buka TC MTQ XXXI, Wabup Lotim Ingatkan Faktor Nonteknis
Harkitnas ke-118, Sekda Lotim Bacakan Amanat Menkomdigi

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:37 WITA

Kakorlantas Tegaskan Transformasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Berbasis ETLE 95 Persen

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:35 WITA

SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional Perkuat Tata Kelola Desa

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:53 WITA

Cadangan Beras RI Tembus Rekor 5,37 Juta Ton, Wamentan: Tertinggi dalam Sejarah

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:01 WITA

Mulai 2027, Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib Bagi Siswa SD

Senin, 4 Mei 2026 - 23:30 WITA

Zulhas: Koperasi Merah Putih Menjadi Offtaker, Agen Pupuk Bersubsidi dan Penyalur Gas 3 Kg

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:12 WITA

Prabowo Keluarkan Keppres Satgas PHK untuk Lindungi Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:31 WITA

Prabowo Buka Baju dan Peluk Buruh Usai Pidato May Day di Monas

Berita Terbaru