Lapas Selong Gandeng Dinas Pertanian Lotim Kembangkan Program Pertanian untuk Warga Binaan

Selasa, 13 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur Lalu Fathul Kasturi (kanan) bersalaman dengan Kalapas Kelas IIB Selong Sudirman usai membahas kerjasama dukungan pertanian untuk program pembinaan warga binaan, Selasa 13 Januari 2025. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur Lalu Fathul Kasturi (kanan) bersalaman dengan Kalapas Kelas IIB Selong Sudirman usai membahas kerjasama dukungan pertanian untuk program pembinaan warga binaan, Selasa 13 Januari 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Selong, Sudirman, menjajaki sinergi dengan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lombok Timur guna mendukung program pembinaan berbasis pertanian.

Ia bertemu langsung dengan Kepala Distan Lotim, Lalu Pathul Kasturi, di kantor dinas setempat, Selasa 13 Januari 2026.

Pertemuan itu menindaklanjuti audiensi Kalapas dengan Bupati Lombok Timur. Fokus pembahasan mengarah pada penguatan program pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui aktivitas pertanian.

Baca Juga :  Truk Overload Galian C Merusak Jalan Utama Desa Kalijaga Timur

Kedua pihak membahas rencana bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), termasuk hand traktor, serta penyediaan bibit jagung.

Kepala Dinas Pertanian Lotim, Lalu Fathul Kasturi, menyatakan kesiapan instansinya untuk berkolaborasi.

“Kami siap bersinergi sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku,” ungkapnya.

Ia berkomitmen memberikan dukungan teknis dan pendampingan.

Sementara itu, Kalapas Sudirman memaparkan program SAE Menanga Baris (SAE MB) yang akan segera dijalankan.

Baca Juga :  Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi

“Kami akan menanam jagung di lahan seluas sekitar 9 hektare,” jelas Sudirman.

Ia mengharapkan program ini berkontribusi pada ketahanan pangan serta memberikan manfaat langsung bagi WBP dan masyarakat.

Melalui pertemuan ini, kedua pihak sepakat membangun kolaborasi berkelanjutan. Sinergi ini bertujuan memastikan program pembinaan pertanian berjalan secara optimal dan terukur.

Pertemuan tersebut menandai langkah awal penyelarasan rencana teknis antara Lapas Selong dan Distan Lotim. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Rabu, 2 September 2026 - 10:29 WITA

Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:42 WITA

Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Berita Terbaru