Lapas Selong Gandeng Dinas Pertanian Lotim Kembangkan Program Pertanian untuk Warga Binaan

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur Lalu Fathul Kasturi (kanan) bersalaman dengan Kalapas Kelas IIB Selong Sudirman usai membahas kerjasama dukungan pertanian untuk program pembinaan warga binaan, Selasa 13 Januari 2025. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur Lalu Fathul Kasturi (kanan) bersalaman dengan Kalapas Kelas IIB Selong Sudirman usai membahas kerjasama dukungan pertanian untuk program pembinaan warga binaan, Selasa 13 Januari 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Selong, Sudirman, menjajaki sinergi dengan Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Lombok Timur guna mendukung program pembinaan berbasis pertanian.

Ia bertemu langsung dengan Kepala Distan Lotim, Lalu Pathul Kasturi, di kantor dinas setempat, Selasa 13 Januari 2026.

Pertemuan itu menindaklanjuti audiensi Kalapas dengan Bupati Lombok Timur. Fokus pembahasan mengarah pada penguatan program pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui aktivitas pertanian.

Baca Juga :  144 Desa di Lombok Timur Terkendala Lahan untuk Gerai Koperasi Merah Putih

Kedua pihak membahas rencana bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), termasuk hand traktor, serta penyediaan bibit jagung.

Kepala Dinas Pertanian Lotim, Lalu Fathul Kasturi, menyatakan kesiapan instansinya untuk berkolaborasi.

“Kami siap bersinergi sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku,” ungkapnya.

Ia berkomitmen memberikan dukungan teknis dan pendampingan.

Sementara itu, Kalapas Sudirman memaparkan program SAE Menanga Baris (SAE MB) yang akan segera dijalankan.

Baca Juga :  Sekda Lombok Timur Apresiasi Gerakan Pemuda Selatan

“Kami akan menanam jagung di lahan seluas sekitar 9 hektare,” jelas Sudirman.

Ia mengharapkan program ini berkontribusi pada ketahanan pangan serta memberikan manfaat langsung bagi WBP dan masyarakat.

Melalui pertemuan ini, kedua pihak sepakat membangun kolaborasi berkelanjutan. Sinergi ini bertujuan memastikan program pembinaan pertanian berjalan secara optimal dan terukur.

Pertemuan tersebut menandai langkah awal penyelarasan rencana teknis antara Lapas Selong dan Distan Lotim. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Wamen Diktisaintek Letakkan Batu Pertama Pusat Riset Rumput Laut Tropis di Lombok Timur
Mentan Amran Tetapkan NTB Pusat Bawang Putih Nasional, Targetkan Hentikan Impor dalam 3-5 Tahun
Longsor Blokir Total Jalur Wisata Pusuk Sembalun, Alat Berat Dikerahkan
Kejari Lombok Timur Selidiki Pungutan Liar dalam Program Reforma Agraria
Wali Murid Pukuli Ibu Rumah Tangga hingga Gigi Patah di Aikmel
Di Balik PAD Meningkat, Darurat di RSUD Selong: Obat Kosong, Nakes Tak Dibayar
Kadis Dikbud Lotim Serukan Pencegahan Perundungan Usai Dugaan Kasus di SD Pringgabaya
Siswa Kelas 1 SD di Lombok Timur Diduga Alami Patah Tulang Akibat Diinjak Teman

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:14 WITA

Gaji ASN NTB Membeku di Bank NTB Syariah, Sistem Dipertanyakan

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:54 WITA

Diskop UKM Lotim Imbau Penerima Bantuan Segera Perbaiki Rekening Bermasalah

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:11 WITA

Pungli Wisata Lombok Tembus Rp 360 Juta per Tahun, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

Senin, 5 Januari 2026 - 18:05 WITA

PDO NTB Beri Ultimatum 2×24 Jam ke Grab, Gocar, dan Maxim Terkait Tarif Baru

Senin, 29 Desember 2025 - 23:30 WITA

Pemkab Lotim Revitalisasi Pasar Rensing dan Suela pada 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 23:05 WITA

FH UNS Serahkan Sertifikat Indikasi Geografis Kopi Robusta Lemukih ke Pemerintah Buleleng

Senin, 29 Desember 2025 - 14:46 WITA

Samsat Rinjani Selong Lampaui Target, Setor Rp 83 Miliar ke Lombok Timur

Sabtu, 27 Desember 2025 - 15:39 WITA

Bapenda Lotim Pacu Realisasi, Target PAD Rp 557 Miliar Dikejar

Berita Terbaru