Dewan Kesenian Lombok Timur Diapresiasi, Anggaran dan Dinas Kebudayaan Jadi Harapan

Senin, 10 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Dewan Kesenian Lombok Timur, Kake Ashwan Kailani, audiensi ke Komisi II DPRD Lombok Timur, Senin 10 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com/Kake Ashwan).

Ketua Umum Dewan Kesenian Lombok Timur, Kake Ashwan Kailani, audiensi ke Komisi II DPRD Lombok Timur, Senin 10 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com/Kake Ashwan).

LOMBOKINI.com – Ketua Komisi II DPRD Lombok Timur, H. Muhammad Holdi, memberikan apresiasi atas terbentuknya Dewan Kesenian Lombok Timur. Dia menegaskan bahwa kehadiran lembaga ini sangat dibutuhkan untuk memfokuskan perhatian pada pelestarian kesenian dan budaya daerah. Holdi menyampaikan hal tersebut pada Senin, 10 Maret 2025, di ruang Komisi II DPRD Lombok Timur.

Holdi menekankan bahwa kesenian dan budaya merupakan simbol identitas daerah atau suku yang harus dijaga dan dilestarikan. Dia menyebutkan bahwa Indonesia, khususnya Lombok Timur, memiliki kekayaan seni dan budaya yang beragam.

Menurutnya, jika dikelola dengan baik, hal ini dapat menjadi aset dan investasi berharga bagi daerah. “Itulah alasan Pak Prabowo membentuk Kementerian Kebudayaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Kesenian Lombok Timur, Kake Ashwan Kailani, menyampaikan harapannya agar Komisi II DPRD Lombok Timur dapat mengupayakan anggaran yang jelas dan proporsional bagi lembaganya.

Dia menjelaskan bahwa Dewan Kesenian Lombok Timur telah dikukuhkan keberadaannya oleh pemerintah daerah sejak tahun 2023 melalui SK Bupati. Kake Ashwan menyampaikan hal ini saat audiensi dengan Komisi II DPRD Lombok Timur, Senin 10 Maret 2025.

Baca Juga :  DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kake Ashwan juga mendorong pemerintah daerah untuk membentuk dinas kebudayaan sebagai leading sektor dalam menggerakkan dan mengembangkan aktivitas seni dan budaya. Dia menegaskan bahwa hal ini sejalan dengan arahan dan harapan Presiden.

“Dengan adanya dinas kebudayaan, seni dan budaya di Lombok Timur, Gumi Patuh Karya, dapat lebih hidup dan berkembang,” tutupnya.

Komisi II DPRD Lombok Timur berharap, dengan terbentuknya Dewan Kesenian Lombok Timur dan dukungan dari pemerintah daerah, kesenian dan budaya di Lombok Timur dapat terus dilestarikan dan menjadi kebanggaan masyarakat. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Guru Lauq Indonesia dan Repoq Literasi Luncurkan Program Belajar Aksara Sasak
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT
AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan
Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong
Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:57 WITA

Guru Lauq Indonesia dan Repoq Literasi Luncurkan Program Belajar Aksara Sasak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:31 WITA

Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:19 WITA

AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA