BKKBN Gelar Wisuda ‘S2’ untuk 54 Lansia di Lombok Timur

Senin, 12 Januari 2026 - 19:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BKKBN Gelar Wisuda 'S2' untuk 54 Lansia di Pendopo Bupati Lombok Timur, Senin 12 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com).

BKKBN Gelar Wisuda 'S2' untuk 54 Lansia di Pendopo Bupati Lombok Timur, Senin 12 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Sebanyak 54 lansia meraih gelar simbolis Standar 2 (S2) dalam prosesi wisuda Sekolah Lansia Sehat Ceria dari desa Bagik Payung Selatan kecamatan Suralaga di Pendopo Bupati Lombok Timur, Senin 12 Januari 2026. Gelar tersebut menandai keberhasilan mereka menyelesaikan program pendidikan non-formal untuk kelompok usia senja.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB, Dr. Drs. Lalu Makripuddin, M. Si., menegaskan program ini merupakan langkah strategis menghadapi tantangan kependudukan.

“Kami menjalankan ini untuk menjawab peningkatan jumlah lansia di wilayah kami,” tegasnya.

Lebih lanjut, Lalu Makripuddin menjelaskan, sekolah ini membekali lansia agar mandiri dan tidak menjadi beban.

“Mayoritas lansia menghadapi tantangan serius, baik kesehatan maupun ekonomi, setelah usia 60 tahun. Melalui sekolah ini, kami ingin mereka menjadi subjek pembangunan,” jelasnya.

Baca Juga :  Gubernur NTB Minta BPKP Perkuat Pendampingan, Bukan Sekadar Mencari Kesalahan

Menurutnya, tujuan utama adalah menjaga produktivitas lansia. Acara tersebut sebagai bagian dari program mitra kolaborasi “Sharing Happiness”.

“Umumnya di atas 60 tahun, banyak yang mulai mengalami hipertensi. Secara ekonomi, pendapatan mereka rendah akibat kurangnya perencanaan masa tua,” paparnya.

Berdasarkan data BKKBN, sekitar 37% lansia tidak memiliki jaminan pendapatan tetap. “Oleh karena itu, fokus kami adalah membuat peserta semakin sehat dan memiliki perencanaan hidup lebih baik,” tambahnya.

Menyikapi keberhasilan ini, BKKBN NTB berencana memperluas jangkauan Sekolah Lansia ke seluruh kabupaten/kota.

“Kami berharap tiap kecamatan minimal memiliki satu sekolah. Kami pun berharap kepala desa dapat mengembangkannya dengan dukungan APBDes,” harap Lalu Makripuddin.

Baca Juga :  Inilah 69 Nama Pejabat Baru yang Dilantik Wabup Edwin

Tidak berhenti di S2, para wisudawan rencananya akan melanjutkan ke jenjang S3 (Standard 3) melalui kerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK).

“Program lanjutan akan fokus pada usaha produktif yang bisa dikerjakan di rumah, seperti menanam hidroponik. Yang terpenting, mereka memiliki kegiatan yang menghasilkan dan dapat berkembang menjadi usaha,” pungkasnya.

Dengan demikian, kehadiran Sekolah Lansia Sehat Ceria diharapkan tidak hanya memperpanjang usia, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup lansia di NTB agar tetap bugar, bahagia, dan berdaya secara ekonomi. ***

Berita Terkait

Jaksa Limpahkan Berkas ‘Dana Siluman’ DPRD NTB ke Pengadilan, 13 Anggota Dewan Terima Rp 2,2 M
Wamen Diktisaintek Letakkan Batu Pertama Pusat Riset Rumput Laut Tropis di Lombok Timur
Laskar Sasak Soroti Lambannya Penataan OPD di NTB
Gubernur NTB Minta BPKP Perkuat Pendampingan, Bukan Sekadar Mencari Kesalahan
Mentan Amran Tetapkan NTB Pusat Bawang Putih Nasional, Targetkan Hentikan Impor dalam 3-5 Tahun
Longsor Blokir Total Jalur Wisata Pusuk Sembalun, Alat Berat Dikerahkan
KKN IAI Hamzanwadi Kunjungi Museum Genggelang, Telusuri Narasi Sejarah yang Terlupakan
Kapolda NTB Salurkan Bansos dan Tekankan Peran Bhabinkamtibmas dalam Kunjungan ke Polres Bima

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:14 WITA

Gaji ASN NTB Membeku di Bank NTB Syariah, Sistem Dipertanyakan

Jumat, 9 Januari 2026 - 15:54 WITA

Diskop UKM Lotim Imbau Penerima Bantuan Segera Perbaiki Rekening Bermasalah

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:11 WITA

Pungli Wisata Lombok Tembus Rp 360 Juta per Tahun, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

Senin, 5 Januari 2026 - 18:05 WITA

PDO NTB Beri Ultimatum 2×24 Jam ke Grab, Gocar, dan Maxim Terkait Tarif Baru

Senin, 29 Desember 2025 - 23:30 WITA

Pemkab Lotim Revitalisasi Pasar Rensing dan Suela pada 2026

Senin, 29 Desember 2025 - 23:05 WITA

FH UNS Serahkan Sertifikat Indikasi Geografis Kopi Robusta Lemukih ke Pemerintah Buleleng

Senin, 29 Desember 2025 - 14:46 WITA

Samsat Rinjani Selong Lampaui Target, Setor Rp 83 Miliar ke Lombok Timur

Sabtu, 27 Desember 2025 - 15:39 WITA

Bapenda Lotim Pacu Realisasi, Target PAD Rp 557 Miliar Dikejar

Berita Terbaru