Berkubang dalam Keterisolasian, Warga Seriwe Menantang Arus Deras untuk Sekolah dan Antar Jenazah

Selasa, 4 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Berkubang dalam Keterisolasian, Warga Seriwe Menantang Arus Deras untuk Sekolah dan Antar Jenazah. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Berkubang dalam Keterisolasian, Warga Seriwe Menantang Arus Deras untuk Sekolah dan Antar Jenazah. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com – Keterisolasian masih membelenggu warga Desa Seriwe, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dua wilayah desa mereka terpisahkan oleh sebuah muara yang langsung menghadap ke Samudra Hindia.

Setiap hari, warga Dusun Penyonggok terpaksa menyeberangi muara itu menggunakan sampan, bahkan berenang melawan arus deras demi mengakses Dusun Seriwe Induk.

Kondisi memilukan ini viral di media sosial pada Selasa, 4 November 2025, setelah warga merekam aksi para tetangganya yang menggotong keranda jenazah di atas sampan untuk dibawa ke pemakaman. Pemandangan itu menggambarkan betapa kerasnya perjuangan hidup masyarakat Seriwe.

Bukan hanya orang dewasa, anak-anak sekolah pun harus menantang arus yang sama setiap hari. Saat air pasang, mereka kerap berenang sambil mengangkat tas di atas kepala agar bukunya tidak basah.

Baca Juga :  Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Kepala Desa Seriwe, Huda Yana, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan, arus di muara itu sangat berbahaya, terutama saat pasang.

“Kalau air naik, anak-anak tidak bisa menyeberang. Mereka harus menunggu surut baru bisa lewat,” ujarnya.

Pemerintah desa, ungkap Huda, pernah membangun jembatan bambu pada 2022 menggunakan Dana APBDes Perubahan senilai Rp 212 juta. Sayangnya, angin puting beliung merobohkan jembatan itu dua tahun kemudian dan merusak sejumlah rumah warga.

“Sampan bantuan yang biasa digunakan anak-anak sekolah juga sudah rusak, jadi warga kembali kesulitan,” kata Huda.

Baca Juga :  AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan

Ia mengaku telah melaporkan masalah ini kepada Bupati Lombok Timur. Pihaknya mendapat respons bahwa rencana pembangunan jembatan permanen akan diupayakan melalui anggaran pemerintah daerah.

“Kami berharap pemerintah segera membangun jembatan permanen, karena ini satu-satunya akses anak sekolah, ibu hamil, warga ke pasar, bahkan untuk mengantarkan jenazah,” harapnya.

Warga meyakini, kehadiran jembatan penghubung antara Dusun Penyonggok dan Dusun Seriwe Induk bukan sekadar urusan infrastruktur.

Mereka memandangnya sebagai urat nadi kehidupan dan harapan bagi ribuan jiwa di pesisir selatan Lombok Timur, sebuah jalan menuju kemajuan, keamanan, dan kesejahteraan bersama. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT
AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan
Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong
Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:31 WITA

Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:19 WITA

AMAN Desak Perda Masyarakat Adat Lombok Timur Segera Diimplementasikan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:23 WITA

Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA