Bupati Iron Tertibkan Wisata Ekas, Wisatawan Asing Puas dan Nyaman

Rabu, 25 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Setalah Bupati Iron Tertibkan Wisata Ekas, Wisatawan Asing Puas dan Nyaman. (Foto: Lombokini.com/Surfing Indonesia).

Setalah Bupati Iron Tertibkan Wisata Ekas, Wisatawan Asing Puas dan Nyaman. (Foto: Lombokini.com/Surfing Indonesia).

LOMBOKINI.com Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin atau yang akrab disapa Haji Iron, menertibkan aktivitas wisata di Teluk Ekas dengan melarang pemandu wisata asing dan mengusir kapal pengangkut wisatawan yang tidak menginap di kawasan tersebut.

Kebijakan ini menuai beragam tanggapan dari masyarakat, tetapi justru membuat para turis mancanegara merasa lebih nyaman.

Beberapa wisatawan mengakui adanya perubahan signifikan setelah pemerintah membersihkan aktivitas tidak tertib di Teluk Ekas.

“Saya sekarang merasa jauh lebih aman,” ungkap Max, peselancar asal Jerman, ketika ditemui awak media, Ahad 22 Juni 2025 di Ekas.

Kebijakan ini memberikan dua manfaat sekaligus: meningkatkan kenyamanan wisatawan sekaligus mendorong ekonomi lokal.

Baca Juga :  Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani

Perubahan drastis ini terjadi setelah video Bupati Iron menegur keras seorang boatman luar daerah viral di media sosial.

Max mengungkapkan, sebelumnya kondisi laut di Ekas sangat semrawut karena terlalu banyak pemula yang berebut ombak.

Wartawan NTBPos.com Paenal Juni Harian mewawancarai Max (peselancar Jerman) di Teluk Ekas, 22 Juni 2025, menanggapi kebijakan penertiban Bupati Iron.
Wartawan NTBPos.com Paenal Juni Harian mewawancarai Max (peselancar Jerman) di Teluk Ekas, 22 Juni 2025, menanggapi kebijakan penertiban Bupati Iron. (Foto: Lombokini.com/Andy).

“Pada minggu lalu, laut sangat padat dengan orang-orang yang saling dorong. Saya sampai khawatir dengan keselamatan sendiri,” tuturnya.

Meski sempat memicu kontroversi, para peselancar asing justru mendukung langkah tegas ini.

“Akan tetapi, saya berharap ada regulasi yang lebih jelas dan adil agar semua pihak bisa menikmati Ekas dengan nyaman,” tambah Max.

Xabi, wisatawan asal Spanyol, juga merasakan perbedaan yang signifikan. “Sekarang, ombak lebih enak dinikmati karena tidak terlalu ramai. Saya bahkan memperpanjang masa tinggal di sini dan mengajak teman-teman untuk datang,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi

Di sisi lain, kebijakan ini menguntungkan pemandu wisata lokal. Sejumlah boatman dari Lombok Tengah yang awalnya melintas via jalur laut, kini beralih ke rute darat untuk menghindari konflik.

Meski sempat memicu pro dan kontra, Teluk Ekas kini jauh lebih kondusif bagi para peselancar. Tantangan berikutnya adalah membuat regulasi yang tegas namun adil agar pariwisata Ekas tetap berkembang tanpa gesekan.

“Dengan suasana yang lebih tertib, wisatawan pun semakin betah. Ini benar-benar pengalaman luar biasa. Alamnya menakjubkan, dan yang terpenting, kami bisa berselancar dengan tenang,” pungkas Xabi. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani
Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi
Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 17:57 WITA

Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:28 WITA

Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:18 WITA

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:32 WITA

Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Berita Terbaru

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA