Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Tiga Bulan, Ini Alasannya

Rabu, 14 Januari 2026 - 22:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Balai TNGR Tutup Sementara Seluruh Jalur Pendakian Gunung Rinjani Tiga Bulan untuk Mitigasi Bencana. (Foto: Lombokini.com).

Balai TNGR Tutup Sementara Seluruh Jalur Pendakian Gunung Rinjani Tiga Bulan untuk Mitigasi Bencana. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) menutup sementara semua destinasi pendakian Gunung Rinjani selama tiga bulan, mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2026.

Kebijakan ini bertujuan memitigasi risiko bencana hidrometeorologi dan memulihkan ekosistem kawasan.

Kepala Balai TNGR Budhy Kurniawan menyatakan, pihaknya menutup enam jalur pendakian utama, yaitu Senaru, Torean, Sembalun, Timbanuh, Tetebatu, dan Aik Berik.

Balai TNGR mengambil langkah ini untuk melindungi keselamatan pengunjung dan memberikan waktu bagi alam untuk beristirahat.

Baca Juga :  Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem

“Kami mengambil langkah ini untuk melindungi keselamatan pengunjung dan memberikan waktu bagi alam Rinjani untuk beristirahat serta memulihkan diri, terutama dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem pada masa peralihan musim,” jelas Budhy, seperti dilansir Lombokini.com dari rinjaninasionalpark.id, Rabu 14 Januari 2026.

Bersamaan dengan penutupan, Balai TNGR telah menghentikan operasi sistem pemesanan tiket eRinjani sejak 28 Desember 2025 pukul 23.59 WITA. Mereka juga menetapkan batas akhir check-out bagi pendaki yang telah berada di jalur hingga 3 Januari 2026.

Baca Juga :  Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan

Di akhir pernyataan, Budhy mengajak semua pihak mendukung langkah konservasi ini.

“Rinjani bukan hanya untuk dikunjungi hari ini, tetapi harus kita jaga untuk generasi mendatang,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan
Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga Perempuan Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur
Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam
Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru
Ali BD Dorong Pemda Lotim Bangun Kawasan Labuhan Haji, Tiru Kesuksesan Penang

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:04 WITA

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:25 WITA

Kebakaran Hanguskan Gudang Bahan Bangunan MAN IC Lombok Timur

Senin, 4 Mei 2026 - 22:40 WITA

Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:03 WITA

Api Ludeskan 9.500 DOC dan Kandang Ayam di Suralaga

Kamis, 30 April 2026 - 15:30 WITA

Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 9 April 2026 - 14:26 WITA

Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

Berita Terbaru

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya. (Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Buka TC MTQ XXXI, Wabup Lotim Ingatkan Faktor Nonteknis

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:12 WITA

Sekda Lombok Timur membacakan amanat Menteri Komdigi pada upacara Harkitnas ke-118 di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu 20 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/PKP Setda Lotim).

Lombok Timur

Harkitnas ke-118, Sekda Lotim Bacakan Amanat Menkomdigi

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:20 WITA