Isu Gempa 8,5 SR di Lombok: BPBD Lombok Timur Tegaskan Sebagai Pengingat Kewaspadaan, Bukan Prediksi

Kamis, 1 Mei 2025 - 15:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Isu Gempa 8,0 SR Tsunami di Lombok: BPBD Imbau Warga Tak Panik tapi Tetap Siaga. (Foto: Lombokini.com)

Isu Gempa 8,0 SR Tsunami di Lombok: BPBD Imbau Warga Tak Panik tapi Tetap Siaga. (Foto: Lombokini.com)

LOMBOKINI.com Beberapa hari terakhir, berbagai platform seperti Facebook, situs berita, TikTok, hingga obrolan sehari-hari membahas isu gempa bumi magnitudo 8,5 SR dan potensi tsunami.

Informasi ini berawal dari sambutan Kepala BNPB RI, Jenderal TNI Suharyanto, pada puncak peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) VIII di Mataram dan Lombok Timur, 26 April 2025. Namun, tak disangka, pernyataan tersebut justru memicu keresahan warga.

Merespons hal ini, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Lombok Timur, Lalu Muliadi, ST., MT., menegaskan bahwa tujuan informasi tersebut adalah meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bencana di NTB, khususnya Lombok. Ia menekankan bahwa seluruh personil harus terus berlatih.

Baca Juga :  Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak takut dan tidak saling menakuti. Tetaplah waspada, tenang, dan jalani aktivitas seperti biasa,” pesan Lalu Muliadi pada Kamis, 1 Mei 2025.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa data BMKG menunjukkan Pulau Lombok terletak di antara dua lempeng gempa: di utara dan di bawah permukaan bumi. Lempeng di bagian bawah, bernama Zona Subduksi, sangat rentan bergerak dan memicu gempa akibat faktor geografis, jenis tanah, serta riwayat seismik.

Lombok Timur pernah mengalami gempa dahsyat 7,0 SR pada Juli-Agustus 2018. Bencana itu menewaskan atau melukai sekitar 400 orang serta merusak lebih dari 457.000 infrastruktur, termasuk rumah dan fasilitas umum. Pemulihan memakan waktu lebih dari tiga tahun.

Baca Juga :  Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

“Oleh karena itu, Kepala BNPB terus mengingatkan masyarakat untuk waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan bencana,” ujarnya.

BPBD Lombok Timur aktif mengedukasi masyarakat melalui latihan dan simulasi bencana di sektor pendidikan, kesehatan, lembaga, hingga kelompok warga. “Kami juga terus memasang alat peringatan dini gempa dan perangkat komunikasi di beberapa kecamatan,” tambahnya.

Di akhir pernyataan, Lalu Muliadi kembali menyerukan agar masyarakat tetap tenang dan tidak panik. Ia menegaskan bahwa pesan Kepala BNPB hanya bertujuan memotivasi personil untuk tetap siaga dan rajin berlatih.***

Berita Terkait

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya
Kebakaran Hanguskan Gudang Bahan Bangunan MAN IC Lombok Timur
Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam
Api Ludeskan 9.500 DOC dan Kandang Ayam di Suralaga
Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Liburan Berakhir Tragis, Lisa Pratiwi Hilang Terseret Arus di Tibu Ijo

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:04 WITA

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 22:40 WITA

Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:03 WITA

Api Ludeskan 9.500 DOC dan Kandang Ayam di Suralaga

Kamis, 30 April 2026 - 15:30 WITA

Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 9 April 2026 - 14:26 WITA

Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

Senin, 6 April 2026 - 14:16 WITA

Liburan Berakhir Tragis, Lisa Pratiwi Hilang Terseret Arus di Tibu Ijo

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:44 WITA

Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Berita Terbaru