Wakil Bupati Lepas Tim Satgas Pengawasan Pertambangan di Lombok Timur

Jumat, 11 April 2025 - 10:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lepas Tim Satgas Pengawasan Pertambangan di Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

Wakil Bupati Lepas Tim Satgas Pengawasan Pertambangan di Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.comWakil Bupati Lombok Timur, H. Moh Edwin Hadiwijaya, melepas tim Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan dan Pengendalian Mineral Bukan Logam dan Batuan (PAM MBLB) di halaman kantor Bupati Lombok Timur, Jumat 11 April 2025.

Tim Satgas ini terdiri atas personel Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Pol PP, dan Dinas Perhubungan. Mereka bertugas meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Edwin Hadiwijaya mengingatkan para petugas untuk menjaga adab, tutur kata, dan sikap saat bertugas.

Baca Juga :  Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

“Pemerintah Daerah tidak ingin menimbulkan gejolak di kalangan penambang atau masyarakat. Kita tidak ingin berhadapan dengan warga,” tegasnya.

Meski pajak bersifat memaksa, ia meminta petugas bekerja dengan sopan guna menghindari konflik. Ia juga menekankan pentingnya integritas dan kepercayaan dalam menjalankan tugas.

“Kami akan mengevaluasi kinerja Satgas dalam tiga hari ke depan untuk menyesuaikan dengan kondisi lapangan,” ujarnya.

Edwin juga meminta Satgas menyediakan saluran pengaduan atau laporan agar bisa merespons cepat sesuai kebutuhan di lapangan.

Baca Juga :  Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Bapenda, dan Kasat Pol PP, Edwin menjelaskan bahwa Satgas akan memetakan kondisi pertambangan, termasuk perizinan dan kepatuhan aturan.

“Ke depan, kita akan memiliki data lengkap untuk pembinaan dan sosialisasi. Kami ingin penambang sadar menghitung pajaknya sendiri,” jelasnya.

Namun, ia mengakui bahwa membangun kesadaran penambang tidak mudah, mengingat upaya serupa telah berjalan lama. ***

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga
Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WITA

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Kamis, 9 April 2026 - 16:35 WITA

143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA