Wakil Bupati Lepas Tim Satgas Pengawasan Pertambangan di Lombok Timur

Jumat, 11 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lepas Tim Satgas Pengawasan Pertambangan di Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

Wakil Bupati Lepas Tim Satgas Pengawasan Pertambangan di Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh Edwin Hadiwijaya, melepas tim Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan dan Pengendalian Mineral Bukan Logam dan Batuan (PAM MBLB) di halaman kantor Bupati Lombok Timur, Jumat 11 April 2025.

Tim Satgas ini terdiri atas personel Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Pol PP, dan Dinas Perhubungan. Mereka bertugas meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Edwin Hadiwijaya mengingatkan para petugas untuk menjaga adab, tutur kata, dan sikap saat bertugas.

Baca Juga :  Bupati Lotim dan Lobar Bersepakat, Solusi Nyata atau Sandiwara Birokrasi?

“Pemerintah Daerah tidak ingin menimbulkan gejolak di kalangan penambang atau masyarakat. Kita tidak ingin berhadapan dengan warga,” tegasnya.

Meski pajak bersifat memaksa, ia meminta petugas bekerja dengan sopan guna menghindari konflik. Ia juga menekankan pentingnya integritas dan kepercayaan dalam menjalankan tugas.

“Kami akan mengevaluasi kinerja Satgas dalam tiga hari ke depan untuk menyesuaikan dengan kondisi lapangan,” ujarnya.

Edwin juga meminta Satgas menyediakan saluran pengaduan atau laporan agar bisa merespons cepat sesuai kebutuhan di lapangan.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Bapenda, dan Kasat Pol PP, Edwin menjelaskan bahwa Satgas akan memetakan kondisi pertambangan, termasuk perizinan dan kepatuhan aturan.

“Ke depan, kita akan memiliki data lengkap untuk pembinaan dan sosialisasi. Kami ingin penambang sadar menghitung pajaknya sendiri,” jelasnya.

Namun, ia mengakui bahwa membangun kesadaran penambang tidak mudah, mengingat upaya serupa telah berjalan lama. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA