Dukung Wisata Premium, APPR Minta TNGR dan Pemda Lombok Timur Kelola Rinjani Secara Mandiri

Rabu, 9 April 2025 - 23:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNGR tutup sementara jalur pendakian Sembalun-Puncak Rinjani untuk evakuasi turis Brasil yang jatuh di Cemara Nunggal. (Foto: Lombokini.com).

TNGR tutup sementara jalur pendakian Sembalun-Puncak Rinjani untuk evakuasi turis Brasil yang jatuh di Cemara Nunggal. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Ketua Asosiasi Pengusaha Pendaki Rinjani (APPR), Hamka Abdul Malik, mendukung penuh pihak Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yang menegakkan aturan secara tegas.

Ia meminta TNGR menindak tegas pelaku usaha yang memaksa pendakian ilegal dan melanggar regulasi.

“Kami meminta Taman Nasional bertindak tegas terhadap pelaku usaha yang memaksa pendakian ilegal. Jangan sampai terjadi tumpang tindih atau tekanan dari kelompok tertentu. TNGR harus tegas menegakkan aturan agar tidak menciptakan preseden buruk dan mewujudkan Rinjani sebagai destinasi wisata premium berkelanjutan,” tegas Hamka.

Baca Juga :  Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

APPR mendorong Pemerintah Lombok Timur mengelola pintu pendakian Sembalun secara mandiri untuk memberdayakan pengusaha lokal.

Selain itu, APPR mendesak TNGR memberikan sanksi tegas dan adil kepada semua pelanggar aturan tanpa tebang pilih.

“Kami berharap Pemerintah Lombok Timur mewujudkan pengelolaan mandiri pintu pendakian Sembalun guna memberdayakan pengusaha lokal,” ujarnya menyikapi tuntutan Solidaritas Masyarakat Peduli Sembalun (SMPS), pada Rabu 9 April 2025.

Baca Juga :  Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

Dia menekankan TNGR juga harus segera menindak pelanggar aturan tanpa diskriminasi. Jangan sampai ada yang ditindak, sementara yang lain dibiarkan karena tekanan.

Solidaritas Masyarakat Peduli Sembalun dan dukungan APPR menjadi catatan penting bagi Pemerintah Daerah dan TNGR.

Keduanya harus segera mengambil langkah konkret menata pengelolaan wisata Gunung Rinjani agar berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat adil bagi masyarakat, khususnya di Sembalun.***

Penulis : Najamudin Anaji

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga
Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WITA

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Kamis, 9 April 2026 - 16:35 WITA

143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA