Pemkab Lotim Tetapkan Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1446 H

Jumat, 28 Februari 2025 - 16:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Lotim Tetapkan Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1446 H. (Foto: Lombokini.com/Istimewa)

Pemkab Lotim Tetapkan Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1446 H. (Foto: Lombokini.com/Istimewa)

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim), menerbitkan Surat Edaran Nomor 000.8.3/14/ORGI/2025 yang mengatur jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) selama bulan Ramadan 1446 H.

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menandatangani surat edaran tersebut pada 27 Februari 2025. Pemkab Lotim bertujuan menjaga kekhidmatan ibadah puasa sekaligus memastikan disiplin kerja ASN tetap terpelihara.

Surat Edaran ini mengacu pada Pasal 3 Ayat 4 Peraturan Bupati Lombok Timur Nomor 24 Tahun 2023 tentang hari kerja dan jam kerja perangkat daerah.

Aturan ini menetapkan total jam kerja ASN di Lombok Timur selama Ramadan menjadi 32 jam 30 menit per minggu, baik untuk perangkat daerah yang menerapkan sistem lima maupun enam hari kerja. Namun, aturan ini tidak berlaku bagi perangkat daerah dengan sistem kerja khusus, terutama yang berhubungan langsung dengan pelayanan publik.

Kepala perangkat daerah wajib mengatur penugasan pegawai agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.
Selain itu, Bupati Haerul Warisin meniadakan apel pagi dan apel sore selama bulan Ramadan.

“Surat edaran ini harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya,” demikian bunyi akhir edaran tersebut.

Aturan ini mulai berlaku sejak awal Ramadan dan diharapkan dapat berjalan lancar tanpa mengganggu layanan pemerintahan di Kabupaten Lombok Timur.***

Baca Juga :  Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II
143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WITA

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Kamis, 9 April 2026 - 16:35 WITA

143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA