Warga Duga Korupsi Menu MBG di Lombok Timur, Nilai Jeblok Rp 3000 per Siswa

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG Al Faqih untuk dua hari di Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, tampak dalam foto ini. (Foto: Lombokini.com).

Menu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG Al Faqih untuk dua hari di Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, tampak dalam foto ini. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Warga menduga SPPG Al Faqih melakukan praktik lancung di Desa Anjani, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur. Di tengah Ramadan, lembaga ini justru menyajikan menu kering yang nilainya jauh di bawah standar Badan Gizi Nasional (BGN).

Tidak hanya itu, warga mencurigai adanya konspirasi antara Kepala SPPG, mitra dapur, akuntan, dan ahli gizi. Mereka diduga memangkas kualitas makanan demi keuntungan pribadi. Berdasarkan data yang dihimpun, selisih harga mencolok terjadi pada paket menu Rabu hingga Sabtu (25-28 Februari 2026).

BGN menetapkan harga per porsi Rp 8.000 untuk porsi kecil dan Rp 10.000 untuk porsi besar. Namun, SPPG setempat hanya memberikan menu senilai Rp 13.000 untuk jatah dua hari, padahal seharusnya Rp 16.000. Akibatnya, potensi kebocoran dana mencapai Rp 3.000 per siswa setiap dua hari.

Baca Juga :  Danrem 162 dan Bupati Lombok Timur Tutup TMMD ke-128

“Menunya sangat mengecewakan. Anak hanya diberi roti kering, kurma sedikit, dan susu kecil. Ini jauh dari takaran gizi,” ungkap seorang wali murid dengan nada geram.

Tak hanya menu yang mengecewakan, SPPG juga nekat menerapkan sistem rapel atau penggabungan menu tanpa persetujuan penerima manfaat.

Warga menduga langkah ini sengaja memangkas biaya operasional, meski negara tetap membayar penuh gaji pengelola.

Menanggapi temuan ini, Koordinator Wilayah SPPG MBG Lombok Timur, Agamawan Salam, meminta kepala SPPG memberi penjelasan transparan.

Baca Juga :  Resmikan RS Ummat PKU Muhammadiyah Lombok Timur, Abdul Mu'ti Serukan Pentingnya Budaya Hidup Sehat

“SPPG harus menjelaskan ke penerima manfaat sebagai bentuk tanggung jawab,” tegasnya, Jumat 27 Februari 2026.

Sementara itu, para guru turut kecewa. Sejumlah sekolah bahkan berencana melayangkan surat penolakan resmi karena kualitas makanan dinilai tidak layak.

Menghadapi berbagai tudingan, Kepala SPPG Al Faqih, Abdullah Mansur, berdalih sistem rapel dilakukan karena stok terbatas dan harga bahan kering melonjak.

Ia mengklaim langkah itu atas kesepakatan SPPG Kecamatan Suralaga dan saran koordinator kecamatan.

“Kalau pakai per hari, itemnya sulit dan harganya makin mahal. Kami antisipasi dengan rapel,” dalihnya.

Namun, ia terkesan defensif saat wartawan menanyakan soal pengawasan wali murid. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bupati Tegaskan Petugas Sensus Ujung Tombak Ketepatan Perencanaan
Bupati Lombok Timur Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026
Hanya 6 dari 12 Armada Layak Operasi, Kadis Damkarmat Lotim Dorong Pengadaan Lewat Pokir Dewan
Damkarmat Lombok Timur Wajibkan Simulasi Kebakaran untuk Akreditasi Puskesmas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani
Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026
Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:21 WITA

FITRA NTB Dorong Citizen Budget, APBD Tak Lagi Jadi Dokumen Gelap

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Senin, 25 Mei 2026 - 10:30 WITA

Qoriah Asal Lombok Tengah Harumkan NTB di MTQ Internasional 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:08 WITA

NTB Perluas Cakupan MBG dan Targetkan 30 Persen Kebutuhan Pangan dari Produksi Lokal

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:05 WITA

NTB Kirim 24.974 Sapi Kurban ke Jabodetabek, Perputaran Uang Tembus Rp 500 M

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:15 WITA

DPRD NTB Sahkan Raperda Pajak Daerah, Targetkan Tambahan Rp 160 Miliar

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:27 WITA

TPID NTB Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Idul Adha

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:46 WITA

Dishub NTB Serahkan Sertifikat Keselamatan ke Perusahaan Angkutan Umum

Berita Terbaru

Lombok Timur

Bupati Tegaskan Petugas Sensus Ujung Tombak Ketepatan Perencanaan

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:10 WITA

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, memukul gong didampingi jajaran pejabat terkait sebagai tanda pembukaan pelatihan Petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Syariah Lombok Hotel, Selong, Jumat 29 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WITA