Tim Kerja Bersihkan Pesantren di Aceh Tamiang Meski Penerangan Minim

Jumat, 26 Desember 2025 - 23:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Diterangi Cahaya Terbatas, Alat Berat Lanjutkan Pembersihan di Aceh Tamiang. (Foto: Lombokini.om).

Diterangi Cahaya Terbatas, Alat Berat Lanjutkan Pembersihan di Aceh Tamiang. (Foto: Lombokini.om).

LOMBOKINI.com – Upaya pemulihan pascabanjir di Pondok Pesantren (PP) Darul Mukhlisin dan ruas jalan nasional di Aceh Tamiang terus berjalan meski dengan penerangan terbatas pada malam hari. Tim terpadu membersihkan akses vital yang tertutup lumpur, kayu, dan material sisa banjir.

Dokumentasi udara memperlihatkan alat berat dan personel bekerja secara terkoordinasi menyisir area terdampak. Pembersihan ini mencerminkan komitmen petugas mempercepat pemulihan, meski kondisi lapangan menuntut kewaspadaan tinggi.

Mereka melaksanakan kegiatan tambahan pada Jumat 26 Desaember 2025 pukul 19.00 hingga 23.30 WIB. Tim memfokuskan pekerjaan pada pembukaan akses, pembersihan endapan lumpur, dan penataan material penghalang.

Baca Juga :  TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Dalam kondisi minim cahaya, koordinator lapangan mengatur kerja secara ketat. Operator mengendalikan alat berat dengan dukungan pencahayaan terbatas, sementara petugas pengaman menjaga titik-titik rawan.

Foto-foto malam hari menunjukkan ekskavator dan kendaraan pendukung bergerak bergantian untuk menjaga keselamatan dan efektivitas kerja.

Tim memprioritaskan area pesantren agar kegiatan pendidikan dan ibadah segera kembali normal.

Secara umum, kegiatan pembersihan berjalan lancar dan aman tanpa kendala berarti. Koordinasi lintas unsur dan disiplin kerja menjadi faktor pendukung utama keberhasilan operasi ini.

Baca Juga :  Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Pembersihan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pemulihan pascabencana yang berfokus pada pemulihan akses transportasi, keselamatan lingkungan, serta keberlanjutan aktivitas sosial dan keagamaan.

Pemerintah bersama unsur terkait berkomitmen melanjutkan proses pemulihan secara bertahap dan responsif sesuai kebutuhan masyarakat terdampak.

Mereka berharap akses jalan nasional segera pulih sepenuhnya dan aktivitas di PP Darul Mukhlisin dapat kembali normal. ***

Penulis : Muhammad Asman

Berita Terkait

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara
BGN Kembali Salurkan MBG dan Serap Masukan dari Pelaksana di Lapangan
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB
Hashim Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia, Dorong Perempuan Awasi Program Pemerintah
Akademisi Puji Pidato Presiden Prabowo, Sebut Beri Pencerahan Visi Bangsa
APPMBGI Serahkan SK Pengurus DPD NTB, Kritisi Carut-marut Program MBG

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 21:30 WITA

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:34 WITA

Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Berita Terbaru