MI6 Ajukan Zul-Rohmi sebagai Kandidat Nobel Perdamaian 2026

Selasa, 10 Juni 2025 - 06:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MI6 Ajukan Zul-Rohmi sebagai Kandidat Nobel Perdamaian 2026. (Foto: Lombokini.com).

MI6 Ajukan Zul-Rohmi sebagai Kandidat Nobel Perdamaian 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Lembaga MI6 secara resmi mengajukan mantan Gubernur NTB Zulkieflimansyah dan Sitti Rohmi Djalilah sebagai calon penerima Nobel Perdamaian. Mereka menggandeng DPR RI, akademisi, dan LSM internasional untuk menyiapkan dokumen nominasi sebelum batas akhir 31 Januari 2026.

“Zul-Rohmi telah menjadi inspirasi tidak hanya bagi NTB tapi juga dunia internasional,” tegas Direktur MI6 Bambang Mei Finarwanto, Senin 9 Juni 2025.

Aktivis Didu menjelaskan pasangan ini berhasil memimpin NTB yang multietnis dengan pendekatan inklusif. Mereka secara aktif membangun partisipasi publik melalui musyawarah warga, pelibatan ormas, dan forum masyarakat adat.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Timur Siapkan Rp 30 Miliar untuk Sembako Ramadan 1447 H, Target 198 Ribu Penerima

“Zul-Rohmi menciptakan demokrasi sehat di tengah tantangan politik identitas,” ujar mantan Eksekutif WALHI NTB ini.

Kepemimpinan mereka terbukti saat menangani gempa 2018. Pasangan ini langsung memimpin pemulihan dan memperhatikan kelompok marginal melalui program pendidikan, UMKM, dan kesehatan.

Baca Juga :  Ratusan Warga Lombok Timur Bongkar Jalan Provinsi, Saluran Irigasi Tersumbat Picu Amarah

MI6 merinci empat alasan nominasi:

1. Merawat kerukunan antarumat beragama
2. Menyelesaikan konflik melalui dialog
3. Membangun pemerintahan inklusif
4. Membawa NTB ke kancah internasional

“Warisan kepemimpinan mereka telah menciptakan perdamaian berkelanjutan,” tegas Didu.

Sebelumnya, tokoh seperti Abdon Nababan (pejuang adat) dan Tri Mumpuni (penggerak listrik desa) juga pernah masuk nominasi Nobel.

“Zul-Rohmi telah mengukir makna perdamaian Nobel di tanah kelahirannya,” pungkas Didu. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

LSM dan Mahasiswa NTB Bakal Gelar Unjuk Rasa Desak Pengusutan Dugaan Mark Up Anggaran MBG
Pemkab Lombok Timur Siapkan Rp 30 Miliar untuk Sembako Ramadan 1447 H, Target 198 Ribu Penerima
Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Cepat pada 2025
Imigrasi Lombok Timur Deportasi dan Cekal WNA Selandia Baru Pembuat Onar di Gili Trawangan
BMKG Minta Masyarakat NTB Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem
Kapolda NTB Resmikan Gedung BPKB Polres Lombok Timur, Tekankan Pelayanan Prima
Usut Korupsi DAK 2023, Jaksa Panggil Mantan Kadisbud NTB
Ratusan Warga Lombok Timur Bongkar Jalan Provinsi, Saluran Irigasi Tersumbat Picu Amarah

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:15 WITA

Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:36 WITA

Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:43 WITA

Perampok Aniaya Dua Warga Jerowaru saat Gagal Curi Kerbau

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:25 WITA

Pengamat: Tingkat Kemiskinan Lombok Timur Capai Target, tapi Kemiskinan Ekstrem Tak Masuk RPJMD

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:19 WITA

Pemkab Lombok Timur Siapkan Rp 30 Miliar untuk Sembako Ramadan 1447 H, Target 198 Ribu Penerima

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:41 WITA

Inflasi Ramadan 1447 H: Pengamat Minta Eliminasi ‘Mutant Statistics’

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:58 WITA

S Bantah Gelapkan Rp 1,05 Miliar Dana Pembangunan Dapur MBG di Selong, Lombok Timur

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:21 WITA

Warga Duga Korupsi Menu MBG di Lombok Timur, Nilai Jeblok Rp 3000 per Siswa

Berita Terbaru