Wings Air Resmi Buka Rute Malang-Lombok, Perkuat Konektivitas Jawa-NTB

Senin, 15 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wings Air Resmi Buka Rute Malang-Lombok, Perkuat Konektivitas Jawa-NTB. (Foto: Lombokini.com/Pemprov NTB).

Wings Air Resmi Buka Rute Malang-Lombok, Perkuat Konektivitas Jawa-NTB. (Foto: Lombokini.com/Pemprov NTB).

LOMBOKINI.com – Wings Air meluncurkan penerbangan perdana pada rute Malang (MLG)-Lombok (LOP), Senin 15 Desember 2025 pagi. Pesawat berjenis ATR 72-600 itu lepas landas dari Bandara Abdul Rachman Saleh, Kabupaten Malang, dan membuka babak baru konektivitas udara antara Jawa Timur dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Maskapai akan mengoperasikan rute ini secara rutin empat kali seminggu, setiap Senin, Rabu, Jumat, dan Ahad.

Pemerintah menilai pembukaan rute ini sebagai langkah strategis. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyatakan bahwa rute Malang-Lombok menjadi langkah penting untuk memperkuat konektivitas dan membuka peluang baru bagi pariwisata serta pergerakan ekonomi kedua daerah. Pemerintah mendorong penguatan konektivitas antardestinasi sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing pariwisata nasional. Mereka memproyeksikan Lombok menjadi basis penghubung atau feeder penerbangan domestik dan internasional.

“Kami mendorong Lombok menjadi simpul penghubung penerbangan. Dengan demikian, pergerakan wisatawan tidak lagi terpusat di Bali atau Jakarta, tetapi dapat terdistribusi melalui Lombok,” jelas Gubernur Iqbal.

Baca Juga :  Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya

Berbagai diskusi dengan pemangku kepentingan industri pariwisata dan penerbatan melatarbelakangi gagasan menjadikan Lombok sebagai simpul penerbangan. Selama ini, keterbatasan konektivitas menjadi tantangan utama. Kondisi itu membuat Lombok kerap terasa kurang praktis bagi wisatawan jarak jauh—seperti dari Eropa dan Amerika—yang sering berpindah antar destinasi, meski Lombok memiliki daya tarik kelas dunia.

Kini, Wings Air telah membuka dan mengembangkan beberapa rute dari Lombok menuju Bima, Waingapu, Tambolaka, Labuan Bajo, Bali, Makassar, serta Malang. Maskapai juga berencana membuka rute ke Bandung dalam waktu dekat. Wings Air bahkan meningkatkan frekuensi penerbangan secara signifikan, mencapai dua kali sehari untuk rute tertentu.

“Konektivitas udara ini tidak hanya berdampak pada pariwisata, tetapi juga mendukung logistik, mobilitas masyarakat, serta aktivitas pendidikan dan sosial. Hal ini mengingat besarnya komunitas perantau asal Jawa Timur dan mahasiswa Malang di Lombok,” lanjut Gubernur Iqbal.

Baca Juga :  Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Ke depan, fokus pengembangan diarahkan pada pembukaan rute internasional untuk mendorong incoming tourism. Sejumlah maskapai seperti Jetstar dan Qantas tengah mengkaji pembukaan penerbangan langsung dari beberapa kota di Australia. Pemerintah juga membahas pembukaan rute ke destinasi seperti Perth dan Bangkok.

“Ke depan, kami fokus mendorong pembukaan rute internasional. Langkah ini akan meningkatkan incoming tourism sekaligus memperkuat posisi Lombok di peta penerbangan regional dan global,” tegasnya.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait saat ini juga membahas pembukaan rute internasional secara bertahap. Selain itu, mereka mengarahkan Bandara Internasional Lombok untuk bertransformasi menjadi airport hub yang nyaman—tidak hanya sebagai tempat transit, tetapi juga untuk berbelanja, bersantap, dan beraktivitas.

Dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dan dukungan investasi, pengembangan konektivitas udara ini diyakini akan semakin memperkuat posisi Lombok sebagai simpul strategis pariwisata dan transportasi nasional. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes
Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta
Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN
Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun
Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan
Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan
Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya
Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:33 WITA

ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:01 WITA

Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:14 WITA

Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA