Wabup Edwin Dorong Selaparang Finansial Terapkan Keuangan Berkelanjutan

Rabu, 5 November 2025 - 15:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya membahas pembiayaan berkelanjutan dalam rapat koordinasi bersama direksi PT Selaparang Finansial, Rabu 5 November 2025. (Foto: Lombokini.com).

Wabup Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya membahas pembiayaan berkelanjutan dalam rapat koordinasi bersama direksi PT Selaparang Finansial, Rabu 5 November 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur menggandeng lembaga keuangan daerah untuk mengimplementasikan pembiayaan berkelanjutan. Langkah ini mengantisipasi dinamika fiskal pada 2025, menyusul rencana pemotongan Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat.

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menyampaikan hal itu dalam Rapat Koordinasi dengan jajaran PT Selaparang Finansial (SF), Rabu 5 November 2025.

“Kami membutuhkan data akurat guna mendukung pengambilan keputusan yang tepat,” tegas Wabup Edwin.

Baca Juga :  Pemkab Lotim-Unram Teken Hibah Lahan Riset Rumput Laut dan Klinik Spesialis di Ekas

Ia mengungkapkan, Pemerintah Pusat akan memotong TKD hingga Rp 229,336 miliar pada 2025. Sementara, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga saat ini belum mencapai 15% dari total APBD.

Menghadapi kondisi itu, Edwin mendorong PT Selaparang Finansial mempertimbangkan aspek keuangan berkelanjutan sebagai fokus investasi dan penyaluran anggaran tahun 2026.

Direktur Utama PT Selaparang Finansial, Iva Nuril Solihani, menegaskan komitmen perusahaannya. “Kami berkomitmen untuk mengoptimalkan semua sumber daya,” tegas Iva.

Baca Juga :  Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

Sementara itu, Komisaris Utama M. Isroi menyatakan, perusahaan berencana menerapkan aksi keuangan berkelanjutan. Hal ini agar perusahaan tidak hanya tumbuh, tetapi juga membantu kegiatan sosial dan program lingkungan.

Melalui rapat ini, semua pihak berharap dapat membangun kolaborasi kuat untuk menyelaraskan kebijakan perusahaan dengan Pemkab, khususnya dalam pembiayaan berkelanjutan. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan
Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Belum Dapat Kejelasan, Bantuan Stimulan Tak Tepat Sasaran
Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur
Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis
Lantik Pengurus Kwarcab, Bupati Lombok Timur Minta Pramuka Perkuat Karakter Generasi Muda
Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WITA

Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 

Rabu, 22 April 2026 - 10:52 WITA

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA