LOMBOKINI com – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lombok Timur menyalurkan insentif kepada guru honorer non-sertifikasi di sekolah swasta. Penyaluran tahap awal untuk guru dari Kecamatan Lenek, Pringgasela, dan Aikmel tersebut berlangsung di Kantor Camat Lenek, pad Rabu 10 September 2025.
Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, secara langsung mengapresiasi peran vital guru-guru swasta dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) daerah.
“Kami menyadari Lombok Timur sangat bergantung pada sekolah swasta,” ujarnya.
Wabup Edwin menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya atas pengabdian para guru. Ia mengakui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) belum dapat memberikan penghargaan yang memadai.
“Oleh karena itu, insentif dari Baznas ini menjadi bentuk perhatian kita bersama,” tambahnya.
Dana insentif ini bersumber dari zakat, infak, dan sedekah Aparatur Sipil Negara (ASN) serta masyarakat Lombok Timur. Wabup Edwin menegaskan pentingnya transparansi.
“Saya mengingatkan Baznas agar dapat mempertanggungjawabkan pengelolaan dana ini kepada masyarakat,” tegasnya.
Ketua Baznas Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, menegaskan komitmen lembaganya untuk mendukung program pemerintah. “Baznas hadir untuk mengayomi masyarakat, termasuk para pahlawan pendidikan di sekolah swasta ini,” jelasnya.
Rencananya, program ini akan menjangkau 3.823 guru honorer yang mengabdi di lembaga pendidikan swasta di seluruh Lombok Timur. ***
Editor : Najamudin Anaji







