Terseok di Bank Mitra, Penyaluran Bantuan Modal UMKM Lotim Baru Capai 13 Ribu Penerima

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyaluran Bantuan Modal UMKM Lotim Baru Capai 13 Ribu Penerima, Sisanya 18 Ribu Ditargetkan Tuntan Akhir Desember 2025. (Foto: Lombokini.com).

Penyaluran Bantuan Modal UMKM Lotim Baru Capai 13 Ribu Penerima, Sisanya 18 Ribu Ditargetkan Tuntan Akhir Desember 2025. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah baru saja menyalurkan bantuan permodalan kepada 13 ribu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Lombok Timur. Dinas Koperasi dan UMKM (Diskop) Lombok Timur menargetkan penyaluran ke 18 ribu pelaku usaha lainnya akan tuntas pada 31 Desember 2025.

Kepala Bidang UMKM Diskop Lotim, Zulkarnaen, SE, menjelaskan bahwa tahap pertama ini mencakup 12 kecamatan. Sembilan kecamatan lainnya masih menunggu bank mitra mencairkan dana.

“Kami sudah mentransfer bantuan ke 13 ribu rekening di 12 kecamatan melalui bank penyalur, namun prosesnya belum sepenuhnya selesai. Pihak bank menjadi kendala utama karena mereka mengirimkan dana satu per satu ke rekening penerima,” ujar Zulkarnaen, Rabu 24 Desember 2025.

Menurutnya, keragaman bank penerima, seperti Bank NTB Syariah, BRI, BNI, dan Mandiri turut mempengaruhi kecepatan distribusi. Khusus untuk Bank NTB Syariah, beberapa kecamatan yang tidak memiliki kantor unit memperlambat prosedur transfer.

Baca Juga :  Wabup Pimpin Upacara HUT ke- 81 RI, Bupati Lotim Serukan Partisipasi Masyarakat

Dia menegaskan optimisme bahwa penyaluran akan sesuai jadwal. “Insya Allah, akhir Desember 2025 ini seluruh pelaku usaha yang terdata akan menerima bantuan di rekening masing-masing,” tegasnya.

Ia mengakui bahwa sistem distribusi program yang digagas Iron-Edwin ini memiliki kelemahan. “Ini akan menjadi bahan evaluasi untuk program berikutnya. Kami akan memperbaiki sistem dan mekanismenya,” janjinya.

Zulkarnaen juga menyoroti temuan adanya penerima yang diduga tidak berhak. “Kami akan memperbarui data dan melakukan verifikasi serta validasi secara terpadu,” tandasnya.

Ia mengingatkan masyarakat penerima bantuan untuk tidak memberikan imbalan kepada siapapun yang mengurus surat keterangan usaha.

“Masyarakat tidak perlu membayar, dan jangan percaya pada oknum yang mengatasnamakan pejabat untuk memuluskan bantuan,” pesannya.

Zulkarnaen menekankan, bantuan ini merupakan modal stimulan untuk mendorong keberlanjutan usaha, bukan bantuan sosial.

Baca Juga :  Pertanian Lombok Timur Tumbuh 5,08 Persen, Momentum Baru Ekonomi Daerah

Ia juga meluruskan anggapan bahwa pengurusan izin usaha UMKM sulit. “Kami tetap memberikan pembinaan, mulai dari pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikat halal, hingga Hak Kekayaan Intelektual (HAKI),” ucapnya.

Zulkarnaen menyebut, kini semua proses tersebut jauh lebih mudah melalui aplikasi OSS. Ia menambahkan, pihaknya menerapkan sistem jemput bola untuk mempercepat legalisasi UMKM.

Diskop menyiapkan tiga tenaga pendamping yang siap turun langsung ke lokasi, jika terdapat kelompok usaha kecil yang membutuhkan fasilitasi perizinan.

“Tentunya kami selalu siap membantu di lapangan. Pelaku usaha cukup membawa KTP dan nomor HP aktif untuk pembuatan akun,” jelasnya.

Melalui kombinasi suntikan modal dan kemudahan perizinan gratis, Pemkab Lotim optimistis mampu mempercepat pertumbuhan UMKM sekaligus memperkokoh fondasi ekonomi daerah berbasis kerakyatan. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Wabup Lotim Tegaskan Pelaku Judi dan Pinjaman Online Satu KK Auto Dicoret dari Daftar Bantuan Bansos
Z Coffee Hening Resmi Dibuka: Kafe Inklusif 100 Persen Dikelola Disabilitas Hadir di Lombok Timur
Cetak Wirausaha Muda Mandiri, PW Pemuda NW dan BAZNAS NTB Gelar Pelatihan Manajemen Bisnis
Konten Kreator Diusulkan Punya NIB, DPMPTSP Lotim: Mereka tidak perlu Khawatir dan Bila Perlu Kita Bimtek
Bazar Sedin Tbere: Menikmati Sosis dan Kopi dengan Lanskap Gunung Rinjani dari Bibir Kokoq Reban Samas
PW Pemuda NW NTB Gelar Diskusi dan Bakti Sosial ‘Desa Berdaya’ di Sembalun
Wasekjen Seknas FITRA Ingatkan Risiko MBG Serap Anggaran Terlalu Besar
Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:02 WITA

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:05 WITA

IKMAN Sumbawa Kumpulkan Rp 32 Juta untuk NTT, Tutup Galang Dana dan Ancam Aksi Jalanan Bila Pemerintah Abai

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:06 WITA

Kisah Pilu Ziadatun Nisa: Bertahan Hidup Jadi Buruh Cuci Demi Sekolah, Beratap Kelas yang Nyaris Roboh

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:06 WITA

Kapolda NTB dan Bupati Lotim Serahkan Santunan kepada Anak Yatim dan Lansia di Kantor Baznas

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:53 WITA

PW Pemuda NW NTB Gelar Diskusi dan Bakti Sosial ‘Desa Berdaya’ di Sembalun

Berita Terbaru