Tanda Tangani Komitmen Bersama, YGSI Gelar FGD Pernikahan Anak dan Kekerasan Seksual

Senin, 30 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tanda Tangani Komitmen Bersama, YGSI Gelar FGD Pernikahan Anak dan Kekerasan Seksual. (Foto: Lombokini.com).

Tanda Tangani Komitmen Bersama, YGSI Gelar FGD Pernikahan Anak dan Kekerasan Seksual. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama tokoh agama dan tokoh adat di Kantor Bupati Lombok Timur, Senin 30 Juni 2025.

Dalam FGD tersebut, para peserta menyusun strategi pencegahan pernikahan anak (PA), kesehatan reproduksi (KR), serta kekerasan berbasis gender dan seksual (KBGS).

Sesepuh Majelis Adat Sasak (MAS), Lalu Wirabakti, menekankan pentingnya mencari solusi untuk mengurangi pernikahan dini di Lombok Timur, terutama di desa-desa.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

“Kita harus berdiskusi untuk memfilter pernikahan dini di Sasak Lotim, meskipun kasus yang ramai belakangan ini terjadi di Lombok Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Distrik Koordinator Lombok Area YGSI, Saprudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan merancang strategi pencegahan PA, KR, dan KBGS.

“Ini menjadi tujuan kami karena faktanya angka perkawinan anak di NTB masih tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa YGSI menemukan kasus-kasus tersebut dalam jumlah signifikan.

Baca Juga :  Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi

“Pada Februari lalu saja, kami menemukan 5 kasus di 4 desa. Namun, di level kabupaten tidak ada data resmi karena tidak ada lembaga khusus yang mencatat selain pemerintah atau pengadilan melalui data dispensasi perkawinan,” ungkapnya.

Setelah mengumpulkan dan menanggapi berbagai aspirasi dari peserta, termasuk perwakilan pemerintah, ormas, dan undangan lainnya, para peserta kemudian menandatangani pernyataan komitmen bersama untuk mencegah PA, KR, dan KBGS. ***

Penulis : Eyok El-Abrorii

Editor : Eyok

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
BAZNAS Lotim Tinjau Langsung Calon Penerima MAHYANI di Gili Beleq

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Jumat, 18 September 2026 - 19:22 WITA

Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Kamis, 10 September 2026 - 14:48 WITA

Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terbaru