Tanda Tangani Komitmen Bersama, YGSI Gelar FGD Pernikahan Anak dan Kekerasan Seksual

Senin, 30 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tanda Tangani Komitmen Bersama, YGSI Gelar FGD Pernikahan Anak dan Kekerasan Seksual. (Foto: Lombokini.com).

Tanda Tangani Komitmen Bersama, YGSI Gelar FGD Pernikahan Anak dan Kekerasan Seksual. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama tokoh agama dan tokoh adat di Kantor Bupati Lombok Timur, Senin 30 Juni 2025.

Dalam FGD tersebut, para peserta menyusun strategi pencegahan pernikahan anak (PA), kesehatan reproduksi (KR), serta kekerasan berbasis gender dan seksual (KBGS).

Sesepuh Majelis Adat Sasak (MAS), Lalu Wirabakti, menekankan pentingnya mencari solusi untuk mengurangi pernikahan dini di Lombok Timur, terutama di desa-desa.

Baca Juga :  Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

“Kita harus berdiskusi untuk memfilter pernikahan dini di Sasak Lotim, meskipun kasus yang ramai belakangan ini terjadi di Lombok Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Distrik Koordinator Lombok Area YGSI, Saprudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan merancang strategi pencegahan PA, KR, dan KBGS.

“Ini menjadi tujuan kami karena faktanya angka perkawinan anak di NTB masih tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa YGSI menemukan kasus-kasus tersebut dalam jumlah signifikan.

Baca Juga :  LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

“Pada Februari lalu saja, kami menemukan 5 kasus di 4 desa. Namun, di level kabupaten tidak ada data resmi karena tidak ada lembaga khusus yang mencatat selain pemerintah atau pengadilan melalui data dispensasi perkawinan,” ungkapnya.

Setelah mengumpulkan dan menanggapi berbagai aspirasi dari peserta, termasuk perwakilan pemerintah, ormas, dan undangan lainnya, para peserta kemudian menandatangani pernyataan komitmen bersama untuk mencegah PA, KR, dan KBGS. ***

Penulis : Eyok El-Abrorii

Editor : Eyok

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT
Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong
Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:31 WITA

Tim Kemanusiaan Majlis Ta’lim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Kirim Bantuan Pakaian untuk Korban Gempa NTT

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:23 WITA

Yayasan Mutiara Cendekia dan LSM Garuda Indonesia Salurkan Santunan kepada 30 Warga Sekotong

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:48 WITA

Majelis Taklim Darunnajah Al-Irsyadi Mamben Salurkan 1 Ton Beras dan 100 Terpal untuk Korban Gempa Flores

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA