Tanda Tangani Komitmen Bersama, YGSI Gelar FGD Pernikahan Anak dan Kekerasan Seksual

Senin, 30 Juni 2025 - 18:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanda Tangani Komitmen Bersama, YGSI Gelar FGD Pernikahan Anak dan Kekerasan Seksual. (Foto: Lombokini.com).

Tanda Tangani Komitmen Bersama, YGSI Gelar FGD Pernikahan Anak dan Kekerasan Seksual. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama tokoh agama dan tokoh adat di Kantor Bupati Lombok Timur, Senin 30 Juni 2025.

Dalam FGD tersebut, para peserta menyusun strategi pencegahan pernikahan anak (PA), kesehatan reproduksi (KR), serta kekerasan berbasis gender dan seksual (KBGS).

Sesepuh Majelis Adat Sasak (MAS), Lalu Wirabakti, menekankan pentingnya mencari solusi untuk mengurangi pernikahan dini di Lombok Timur, terutama di desa-desa.

Baca Juga :  Menteri Kelautan Temukan Bangunan KNMP Ekas Buana Tak Sesuai Spesifikasi, Minta Kontraktor Segera Perbaiki

“Kita harus berdiskusi untuk memfilter pernikahan dini di Sasak Lotim, meskipun kasus yang ramai belakangan ini terjadi di Lombok Tengah,” ujarnya.

Sementara itu, Distrik Koordinator Lombok Area YGSI, Saprudin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan merancang strategi pencegahan PA, KR, dan KBGS.

“Ini menjadi tujuan kami karena faktanya angka perkawinan anak di NTB masih tinggi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa YGSI menemukan kasus-kasus tersebut dalam jumlah signifikan.

Baca Juga :  4.000 Guru PPPK Lotim Belum Digaji, Forum Desak TMT Segera Diterbitkan

“Pada Februari lalu saja, kami menemukan 5 kasus di 4 desa. Namun, di level kabupaten tidak ada data resmi karena tidak ada lembaga khusus yang mencatat selain pemerintah atau pengadilan melalui data dispensasi perkawinan,” ungkapnya.

Setelah mengumpulkan dan menanggapi berbagai aspirasi dari peserta, termasuk perwakilan pemerintah, ormas, dan undangan lainnya, para peserta kemudian menandatangani pernyataan komitmen bersama untuk mencegah PA, KR, dan KBGS. ***

Penulis : Eyok El-Abrorii

Editor : Eyok

Berita Terkait

FKKD Bantah Bupati: Penentuan Desil Penerima Sembako Bukan Usulan Desa
Buka Puasa Bersama Media, Bupati Lombok Timur Minta Dikritik
Bupati Lombok Timur Luncurkan Bantuan Sembako untuk 198.776 Warga Miskin
Disnakertrans Lotim Wajibkan Perusahaan Bayar THR dan Bonus Kurir Tepat Waktu
Dinsos Lotim Turun Tangan Usut Oknum Pendamping PKH Penahan ATM KPM di Sakra Barat
Agen BRILink Sekaligus Pendamping PKH di Lombok Timur Diduga Intimidasi KPM demi Keuntungan Pribadi
Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren
Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 15:44 WITA

FKKD Bantah Bupati: Penentuan Desil Penerima Sembako Bukan Usulan Desa

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:58 WITA

Buka Puasa Bersama Media, Bupati Lombok Timur Minta Dikritik

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:43 WITA

Bupati Lombok Timur Luncurkan Bantuan Sembako untuk 198.776 Warga Miskin

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:00 WITA

Disnakertrans Lotim Wajibkan Perusahaan Bayar THR dan Bonus Kurir Tepat Waktu

Senin, 9 Maret 2026 - 15:57 WITA

Agen BRILink Sekaligus Pendamping PKH di Lombok Timur Diduga Intimidasi KPM demi Keuntungan Pribadi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:15 WITA

Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:36 WITA

Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:05 WITA

RSUD Soedjono Selong Gelar Pelatihan Internal untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menyampaikan pidato saat buka puasa bersama insan media di Pendopo Bupati, Kamis 12 Maret 2026. Ia meminta wartawan tetap kritis mengawal pembangunan meski telah menjalin hubungan baik dengan pemerintah. (Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Buka Puasa Bersama Media, Bupati Lombok Timur Minta Dikritik

Kamis, 12 Mar 2026 - 20:58 WITA