Tak Mampu Bayar Ambulans, Jenazah Bayi Terpaksa Dibawa Pakai Transportasi Online

Minggu, 6 April 2025 - 19:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keluarga Tak Mampu Bayar Ambulans, Jenazah Bayi Terpaksa Dibawa Pakai Transportasi Online

Keluarga Tak Mampu Bayar Ambulans, Jenazah Bayi Terpaksa Dibawa Pakai Transportasi Online

LOMBOKINI.com Seorang ibu asal Sumbawa Barat, Yuliana (20), bersama ibunya, Hadiatullah (53), terpaksa membawa pulang jenazah bayinya menggunakan mobil transportasi online setelah tidak mampu membayar biaya sewa ambulans RSUP NTB sebesar Rp 2,6 juta.

Petugas Polsek KPL Kayangan menemukan kejadian ini saat korban tiba di Pelabuhan Kayangan, Labuhan Lombok, Lombok Timur, Ahad 6 April 2025. Mereka melihat nenek bayi menggendong jenazah cucunya di dalam mobil yang akan menyeberang ke Pototano.

Karena aturan melarang membawa jenazah tanpa ambulans, keluarga korban sempat tertunda kepulangannya. Berkat bantuan petugas Polsek KPL Kayangan, jenazah akhirnya dibawa pulang menggunakan ambulans PKM Labuhan Lombok.

Baca Juga :  LSM Garuda: Kami Siap Jadi Cooling System dan Jembatan Komunikasi Masyarakat-Pemerintah

Sebelumnya, pada Jumat (4/4), Yuliana dirujuk dari PKM Seteluk ke RSUP NTB karena melahirkan prematur. Bayinya meninggal dunia Minggu dini hari. Keluarga meminta izin membawa jenazah anaknya pulang untuk dimakamkan di kampung halaman.

Namun, RSUP NTB memberatkan mereka dengan biaya transportasi Rp2,6 juta. Karena tidak mampu membayar, keluarga memilih menggunakan transportasi online seharga Rp407 ribu.

Saat tiba di Pelabuhan Kayangan sekitar pukul 16.10 WITA, petugas menemukan jenazah bayi dalam mobil. Mereka terkejut mendengar cerita keluarga dan segera memindahkan jenazah ke PKM Labuhan Lombok sambil berkoordinasi dengan RSUP NTB.

Baca Juga :  Ratusan Nelayan Lombok Timur Demo Tuntut Kuota BBM Subsidi

Setelah berkoordinasi, petugas KKP Pelabuhan Kayangan memfasilitasi pemulangan jenazah menggunakan ambulans PKM Labuhan Lombok ke Sumbawa Barat.

Kasi Humas Polres Lotim, AKP Nicolas Oesman, membenarkan kejadian ini. “Memang betul ada kejadian itu,” katanya. Pihaknya menjelaskan bahwa petugas Polsek KKP Pelabuhan Kayangan telah membantu keluarga membawa jenazah dengan ambulans.

“Sebelumnya, pihak KKP sudah berkoordinasi dengan RSUP terkait kasus ini,” ujarnya.

Sampai berita ini turun, RSUP NTB belum memberikan konfirmasi resmi. ***

Berita Terkait

Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau
Tekan Inflasi, Pemprov NTB Gelar Pangan Murah di Lombok Barat
Polres Ungkap Identitas Mayat Wanita di Pantai Labuhan Haji, Keluarga Tolak Otopsi
Ditemukan Meninggal di Pantai Labuhan Haji, Wanita Asal Tanjung Luar Diduga Alami Gangguan Jiwa
LSM Garuda: Kami Siap Jadi Cooling System dan Jembatan Komunikasi Masyarakat-Pemerintah
BPS NTB Buka Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026 Secara Terbuka dan Berbasis Sistem
Menjelang Demo 2 Juni, GASAK NTB Ingatkan Aliansi PPS Soal Titik Vital
FITRA NTB Dorong Citizen Budget, APBD Tak Lagi Jadi Dokumen Gelap

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:31 WITA

Ketua PMI Lombok Barat Bantah Tuduhan Penyelewengan Anggaran Darah Rp 150 Juta

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:07 WITA

Unram Bubarkan Pemutaran Film ‘Pesta Babi’ di Area Kampus, Mahasiswa Protes

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:02 WITA

Bupati Lombok Timur Lepas 393 JCH Kloter 9 Embarkasi Lombok

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:58 WITA

S Bantah Gelapkan Rp 1,05 Miliar Dana Pembangunan Dapur MBG di Lombok Timur

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:34 WITA

Musancab PDIP Kota Mataram Dibuka, Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:29 WITA

SMSI NTB dan Polresta Mataram Sepakat Perkuat Harmonisasi Pemberitaan

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:13 WITA

Lima Mahasiswa Unram Raih Juara Nasional Kompetisi Inovasi Digital Budaya

Senin, 5 Januari 2026 - 18:05 WITA

PDO NTB Beri Ultimatum 2×24 Jam ke Grab, Gocar, dan Maxim Terkait Tarif Baru

Berita Terbaru