Sekwan DPRD Lotim Minta Maaf Langsung ke HMI Soal ‘Nasi Bungkus’

Selasa, 2 September 2025 - 16:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekwan DPRD Lotim Minta Maaf Langsung ke HMI Soal Nasi Bungkus. (Foto: Lombokini.com).

Sekwan DPRD Lotim Minta Maaf Langsung ke HMI Soal Nasi Bungkus. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com –  Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Selong menggelar hearing dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur, Selasa 2 September 2025. Ketua DPRD Lombok Timur, Muhammad Yusri bersama sejumlah anggota DPRD menyambut langsung kedatangan para pengurus HMI.

Dalam hearing itu, Ketua Umum HMI Selong, Junaidi, mengecam keras soal pembagian “nasi bungkus” oleh Sekretariat DPRD kepada massa aksi Cipayung Plus sehari sebelumnya, (Senin 1 September 2025).

“Kami mengutuk tindakan tersebut. Ini jelas merusak marwah gerakan mahasiswa dan mereka melakukannya tanpa koordinasi,’ tegas Junaidi.

Baca Juga :  Jumlah Penduduk Lombok Timur Tembus 1,47 Juta Jiwa, Pringgabaya dan Masbagik Terpadat

HMI pun menuntut Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Lotim untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Organisasi mahasiswa itu juga mendesak Ketua DPRD untuk mengawal tuntutan Cipayung Plus hingga tuntas.

“HMI akan terus hadir sebagai kontrol sosial dan mitra kritis,” ungkapnya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Sekwan DPRD Lotim, H. Ahyan, menyampaikan permintaan maafnya secara langsung di hadapan pengurus HMI Cabang Selong.

Baca Juga :  Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru

“Saya meminta maaf yang setulusnya kepada seluruh pimpinan dan massa aksi Cipayung Plus,” ucap Ahyan.

Ia menjelaskan bahwa maksud pemberian air minum dan nasi hanya sebagai bentuk layanan.

“Niat baik kami mungkin terdistorsi dan media memframenya sedemikian rupa, sehingga menimbulkan ketersinggungan,” jelasnya.

Ia berharap niat baiknya untuk memberikan layanan yang setara tidak disalahtafsirkan.

“Demikian permintaan maaf dan klarifikasi terbuka ini saya sampaikan,”  tutupnya.

Wassalamu’alaikum wr.wb. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Polres Lombok Timur Raih Predikat A Pelayanan Prima, Nilai Tertinggi se-NTB
Jumlah Penduduk Lombok Timur Tembus 1,47 Juta Jiwa, Pringgabaya dan Masbagik Terpadat
Ribuan Warga Lombok Timur Desak Polres Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian terhadap Bupati
BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA
Bapenda Lombok Timur Luruskan Redaksi SPPT PBB: Rumah Wajib Pajak Tidak Akan Disita
KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur
KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara
Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:31 WITA

Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:44 WITA

Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:59 WITA

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:18 WITA

Menulis untuk Merapikan Pikiran, Begitu Modal Dasar Meditasi yang Baik

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:08 WITA

DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Berita Terbaru

Yuspianal Imtihan. (Foto: Lombokini.com).

Sastra

CERPEN Yuspianal Imtihan: Warisan Ilmu Kecepatan Tangan

Kamis, 6 Agu 2026 - 05:34 WITA