Kursi Kosong Mendominasi Rapat Paripurna DPRD Lombok Timur

Selasa, 6 Januari 2026 - 22:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kursi Kosong Mendominasi Rapat Paripurna DPRD Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

Kursi Kosong Mendominasi Rapat Paripurna DPRD Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Deretan kursi kosong justru mendominasi Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Kabupaten Lombok Timur, Selasa 6 Januari 2026. Pemandangan kontras ini terjadi di tengah berbagai agenda krusial yang menyangkut aspirasi masyarakat.

Pantauan di lokasi menunjukkan tingkat kehadiran anggota legislatif merosot tajam. Hanya segelintir legislator yang menghadiri rapat. Papan nama di atas meja tanpa penghuni memenuhi sebagian besar ruangan.

Menanggapi fenomena tersebut, Ketua DPRD Lombok Timur Muhammad Yuri membela absennya para anggota dewan. Ia menampik tudingan bahwa para legislator mengabaikan tanggung jawab.

Baca Juga :  Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

“Beberapa anggota memang sedang menjalankan tugas luar yang tidak bisa mereka tinggalkan. Ada juga yang sedang melakukan peninjauan lapangan terkait laporan masyarakat,” ujar Yuri ditemui media usai rapat.

Meski ruangan terlihat lengang, ia menegaskan bahwa rapat tetap mengikuti prosedur. “Secara kuorum memang kami usahakan tetap terpenuhi agar keputusan tetap sah secara hukum,” tambahnya.

Namun, alasan tugas luar ini memicu kritik mengenai skala prioritas lembaga legislatif. Para pengkritis khawatir kebiasaan ini akan menormalisasi ketidakhadiran dan menggerus marwah lembaga perwakilan rakyat.

Baca Juga :  Bapenda Lombok Timur Luruskan Redaksi SPPT PBB: Rumah Wajib Pajak Tidak Akan Disita

Mereka menegaskan bahwa kehadiran fisik anggota dewan dalam rapat merupakan bentuk pertanggungjawaban moral langsung kepada konstituen.

Kini, publik menanti langkah konkret dan tegas dari Badan Kehormatan (BK) DPRD Lombok Timur dalam menegakkan disiplin internal. Masyarakat khawatir fenomena kursi kosong akan terus berulang tanpa sanksi yang nyata.

Penegakan kedisiplinan menjadi kunci agar fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran dapat berjalan maksimal demi kepentingan masyarakat Lombok Timur. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah
Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Polres Lombok Timur Raih Predikat A Pelayanan Prima, Nilai Tertinggi se-NTB
Jumlah Penduduk Lombok Timur Tembus 1,47 Juta Jiwa, Pringgabaya dan Masbagik Terpadat
Ribuan Warga Lombok Timur Desak Polres Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian terhadap Bupati
Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
Haerul Warisin Tegaskan Jangan Seret Gerindra ke Kasus LAZ
BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:10 WITA

Pemerintah NTB Kaji Kelayakan Proyek Super Grid EBT untuk Hubungkan Kepulauan Sunda Kecil

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:50 WITA

Kerja Sama Bali-NTB dan NTT Masuki Fase Implementasi Nyata

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Opini

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:37 WITA