Puskesmas Sembalun Pengguna Starlink Elon Musk Pertama di NTB, Kecepatan Bikin Melongo

Kamis, 4 Juli 2024 - 21:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perangkat Starlink di Puskesmas Sembalun, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur. (sumber: www.lombokini.com)

Perangkat Starlink di Puskesmas Sembalun, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur. (sumber: www.lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Puskesmas Sembalun di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, telah menjadi fasilitas kesehatan pertama di Nusa Tenggara Barat (NTB), yang menggunakan layanan internet satelit Starlink milik Elon Musk.

Layanan internet dari perusahaan Elon Musk ini telah memperoleh izin untuk menyediakan Very Small Aperture Terminal (VSAT) dan internet bagi masyarakat.

Elon Musk dan Presiden Jokowi telah meresmikan layanan internet berbasis satelit Starlink di Denpasar, Bali pada hari Ahad, 19 Juni 2024 lalu.

Kepala Puskesmas Sembalun, Asrihadi, menyatakan bahwa mereka telah menggunakan Starlink selama satu minggu. Ia mengklaim bahwa Puskesmas Sembalun adalah fasilitas kesehatan pertama yang menggunakan Starlink di Lombok Timur bahkan di NTB.

“Saya mengetahui bahwa di bidang kesehatan, hanya Puskesmas Sembalun yang menggunakan Starlink di Lombok Timur, bahkan di NTB,” ujar Asrihadi kepada Lombokini.com pada Kamis, 4 Juli 2024.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran

Asrihadi mengungkapkan, bahwa alasan Puskesmas memilih Starlink adalah karena kecepatannya yang sangat memadai dan stabil. Meskipun Sembalun termasuk dalam zona blank spot sinyal internet.

Sebelum menggunakan Starlink, pihak puskesmas telah meninjau video ulasan dari beberapa pengguna Starlink yang ada di media sosial dan grup Starlink.

“Sebelum membeli, kami sudah melihat ulasan pengguna di grup Starlink dan media sosial. Kecepatan bisa mencapai 250 Mbps, dan ternyata itu benar. Ada perbedaan kecepatan yang signifikan dibandingkan jaringan sebelumnya,” ungkap Asrihadi.

Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya Puskesmas Sembalun menggunakan dua jaringan internet lokal, namun sering mengalami masalah, lambat, atau tidak stabil meskipun cuaca bagus.

Baca Juga :  Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru

“Selama satu minggu kami menggunakan Starlink, biasanya ada keluhan jaringan di bidang pelayanan, sekarang tidak ada lagi,” kata Asrihadi.

Dengan menggunakan Starlink, sistem Rekam Medik Elektronik (RME) juga berjalan lancar karena membutuhkan jaringan internet yang memadai dan stabil. Sebelumnya, mengakses aplikasi RME saja memerlukan waktu lama.

“Setelah menggunakan Starlink, pelayanan RME kami sekarang lancar, tidak ada antrean panjang lagi,” katanya.

Salah satu keunggulan Starlink adalah tetap berfungsi saat mati lampu. Di Sembalun, jaringan internet biasanya hilang saat mati lampu.

“Dengan Starlink, cukup menghidupkan genset, jaringan kembali normal,” jelas Asrihadi.***

Penulis : Paenal

Berita Terkait

KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara
Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan
Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI
Gubernur NTB Dukung Penuh Pelaksanaan UKW SMSI 28-29 Juli
Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru
BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD
Kapolda NTB Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Target PAD 2026, Pemkab Lombok Timur Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:32 WITA

Lombok Barat Dikutuk Guru Dane

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:13 WITA

Iqbal-Dinda: Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di NTB      

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:53 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:44 WITA

Bangkitnya Kelas Menengah: Kurva Gajah   

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:11 WITA

Mendedah Era Reformasi: Sebuah Refleksi   

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:12 WITA

Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:48 WITA

ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah’ dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:33 WITA

Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 

Berita Terbaru