Puskesmas Sembalun Pengguna Starlink Elon Musk Pertama di NTB, Kecepatan Bikin Melongo

Kamis, 4 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perangkat Starlink di Puskesmas Sembalun, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur. (sumber: www.lombokini.com)

Perangkat Starlink di Puskesmas Sembalun, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur. (sumber: www.lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Puskesmas Sembalun di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, telah menjadi fasilitas kesehatan pertama di Nusa Tenggara Barat (NTB), yang menggunakan layanan internet satelit Starlink milik Elon Musk.

Layanan internet dari perusahaan Elon Musk ini telah memperoleh izin untuk menyediakan Very Small Aperture Terminal (VSAT) dan internet bagi masyarakat.

Elon Musk dan Presiden Jokowi telah meresmikan layanan internet berbasis satelit Starlink di Denpasar, Bali pada hari Ahad, 19 Juni 2024 lalu.

Kepala Puskesmas Sembalun, Asrihadi, menyatakan bahwa mereka telah menggunakan Starlink selama satu minggu. Ia mengklaim bahwa Puskesmas Sembalun adalah fasilitas kesehatan pertama yang menggunakan Starlink di Lombok Timur bahkan di NTB.

“Saya mengetahui bahwa di bidang kesehatan, hanya Puskesmas Sembalun yang menggunakan Starlink di Lombok Timur, bahkan di NTB,” ujar Asrihadi kepada Lombokini.com pada Kamis, 4 Juli 2024.

Baca Juga :  Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Asrihadi mengungkapkan, bahwa alasan Puskesmas memilih Starlink adalah karena kecepatannya yang sangat memadai dan stabil. Meskipun Sembalun termasuk dalam zona blank spot sinyal internet.

Sebelum menggunakan Starlink, pihak puskesmas telah meninjau video ulasan dari beberapa pengguna Starlink yang ada di media sosial dan grup Starlink.

“Sebelum membeli, kami sudah melihat ulasan pengguna di grup Starlink dan media sosial. Kecepatan bisa mencapai 250 Mbps, dan ternyata itu benar. Ada perbedaan kecepatan yang signifikan dibandingkan jaringan sebelumnya,” ungkap Asrihadi.

Ia juga menyebutkan bahwa sebelumnya Puskesmas Sembalun menggunakan dua jaringan internet lokal, namun sering mengalami masalah, lambat, atau tidak stabil meskipun cuaca bagus.

Baca Juga :  Sejarah Lahirnya Lombok Timur

“Selama satu minggu kami menggunakan Starlink, biasanya ada keluhan jaringan di bidang pelayanan, sekarang tidak ada lagi,” kata Asrihadi.

Dengan menggunakan Starlink, sistem Rekam Medik Elektronik (RME) juga berjalan lancar karena membutuhkan jaringan internet yang memadai dan stabil. Sebelumnya, mengakses aplikasi RME saja memerlukan waktu lama.

“Setelah menggunakan Starlink, pelayanan RME kami sekarang lancar, tidak ada antrean panjang lagi,” katanya.

Salah satu keunggulan Starlink adalah tetap berfungsi saat mati lampu. Di Sembalun, jaringan internet biasanya hilang saat mati lampu.

“Dengan Starlink, cukup menghidupkan genset, jaringan kembali normal,” jelas Asrihadi.***

Penulis : Paenal

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Rabu, 2 September 2026 - 10:29 WITA

Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Berita Terbaru

Anggota DPRD Lombok Timur YS Diduga Pamer Miras di Media Sosial, Perindo Beri Teguran Keras. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar)

Gaya Hidup

Perindo Tegur Keras Anggota DPRD Lotim YS Usai Story Botol Miras

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:31 WITA

Anggota DPRD Lombok Timur dari PAN, Ir. Baidullah. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:38 WITA