PT Energi Selaparang Pastikan Asel Berorientasi Profit dan Manfaat Sosial

Rabu, 13 Agustus 2025 - 22:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Energi Selaparang Kembali Produksi AMDK Asel dengan Kapasitas Lebih Besar. (Foto: Lombokini.com).

PT Energi Selaparang Kembali Produksi AMDK Asel dengan Kapasitas Lebih Besar. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com PT Energi Selaparang secara resmi meluncurkan kembali produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Asel pada Rabu, 13 Agustus 2025. Kebangkitan pabrik setelah tiga tahun mangkrak ini mengusung tema “Energi Bangkit, Energi Terbarukan”.

Direktur Utama Joyo Supeno mengungkapkan rasa syukur atas operasional pabrik yang kembali berjalan. “Alhamdulillah, kami akhirnya menjalankan produksi perdana. Selanjutnya, kami harus berkinerja lebih baik,” tegasnya.

Dia memaparkan kondisi memprihatinkan pabrik sebelum revitalisasi. Sejak Februari 2022, fasilitas itu terbengkalai dengan mesin rusak dan halaman dipenuhi kendaraan tak terpakai. Namun, dukungan penuh Bupati Haerul Warisin memacu pemulihan hanya dalam dua bulan setelah SK penugasan terbit. “Ini merupakan panggilan moral bagi beliau,” sambung Joyo.

Baca Juga :  4.000 Guru PPPK Lotim Belum Digaji, Forum Desak TMT Segera Diterbitkan

Perusahaan kini menegaskan orientasi bisnisnya. “PT Energi Selaparang bukanlah lembaga sosial. Setiap produk harus menghasilkan keuntungan,” tegasnya. Untuk itu, mereka meningkatkan kapasitas produksi dua kali lipat dari 1.000 dus menjadi 2.000 dus per 8 jam melalui penambahan mesin baru.

Tak hanya itu, revitalisasi juga menyasar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN). Perusahaan mengganti dispenser berusia 20 tahun guna memberikan pelayanan maksimal untuk solar dan pertalite.

Dalam peluncuran tersebut, Bupati Lombok Timur Haerul Warisin secara langsung mendorong pemasaran Asel. “Setiap kali saya masuk ke ruangannya, beliau selalu menegur saya jika melihat saya minum merek lain,” ucap Joyo. Akibatnya, seluruh Kepala Sekolah, Camat, dan OPD kini mengutamakan Asel sebagai produk kebanggaan daerah.

Baca Juga :  RSUD Soedjono Selong Gelar Pelatihan Internal untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan

Dalam sambutannya, Bupati menekankan misi sosial Asel di samping profit. “Asel harus bermanfaat bagi UMKM dan masyarakat,” paparnya sambil mengungkapkan peningkatan kapasitas produksi gelas dari 200 menjadi 3.000 gelas per hari.

Acara peluncuran juga menghadirkan Ketua TP PKK, Wakil Ketua DPRD, Camat, serta seluruh Kepala Desa se-Lombok Timur. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren
Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi
RSUD Soedjono Selong Gelar Pelatihan Internal untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan
Perampok Aniaya Dua Warga Jerowaru saat Gagal Curi Kerbau
Danantara Benahi Tata Kelola dan Perkuat Fondasi Keuangan BUMN
Pengamat: Tingkat Kemiskinan Lombok Timur Capai Target, tapi Kemiskinan Ekstrem Tak Masuk RPJMD
Pakar Bantah Perjanjian Dagang dengan AS Bebani Indonesia: Rakyat Butuh Pekerjaan
Pemkab Lombok Timur Siapkan Rp 30 Miliar untuk Sembako Ramadan 1447 H, Target 198 Ribu Penerima

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:15 WITA

Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:36 WITA

Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:43 WITA

Perampok Aniaya Dua Warga Jerowaru saat Gagal Curi Kerbau

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:25 WITA

Pengamat: Tingkat Kemiskinan Lombok Timur Capai Target, tapi Kemiskinan Ekstrem Tak Masuk RPJMD

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:19 WITA

Pemkab Lombok Timur Siapkan Rp 30 Miliar untuk Sembako Ramadan 1447 H, Target 198 Ribu Penerima

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:41 WITA

Inflasi Ramadan 1447 H: Pengamat Minta Eliminasi ‘Mutant Statistics’

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:58 WITA

S Bantah Gelapkan Rp 1,05 Miliar Dana Pembangunan Dapur MBG di Selong, Lombok Timur

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:21 WITA

Warga Duga Korupsi Menu MBG di Lombok Timur, Nilai Jeblok Rp 3000 per Siswa

Berita Terbaru