Polres Lotim Siap Tindak Tegas Sopir Dum Truck Pengangkut Pasir yang Blokir Jalan Negara

Minggu, 4 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Lombok Timur Siap Tindak Tegas Sopir Dum Truck Pengangkut Pasir yang Blokir Jalan Negara. (Foto: Lombokini.com).

Polres Lombok Timur Siap Tindak Tegas Sopir Dum Truck Pengangkut Pasir yang Blokir Jalan Negara. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Timur (Lotim) siap menindak tegas sopir dum truck pengangkut pasir yang memblokir jalan negara di perbatasan Lombok Timur-Lombok Tengah, tepatnya di Jenggik, Kecamatan Terara.

Saat ini, para sopir dum truck masih memprotes kebijakan Pemkab Lombok Timur yang menaikkan pajak retribusi MBLB per 1 Mei 2025.

“Kami akan bertindak tegas jika ada sopir yang memblokir jalan negara sebagai bentuk protes terhadap kenaikan pajak retribusi MBLB,”tegas Kabag OPS Polres Lotim, AKP M. Sulaiman, saat dikonfirmasi media pada Sabtu, 3 Mei 2025.

Baca Juga :  UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Ia menegaskan bahwa jalan negara harus steril dari aksi protes agar tidak mengganggu arus transportasi. Polres sudah memperingatkan para sopir dum truck untuk tidak melakukan blokade.

Sementara itu, tuntutan para sopir sudah mereka sampaikan dalam hearing dengan Pemkab Lotim.

Baca Juga :  Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

“Sampaikan aspirasi dengan baik, tetapi jangan sampai mengganggu ketertiban,” jelasnya.

AKP Sulaiman mengimbau seluruh sopir dum truck menjaga situasi tetap kondusif karena ini merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami terus memantau perkembangan terkait penolakan sopir dum truck terhadap kenaikan tarif retribusi MBLB,” pungkasnya. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Rabu, 23 September 2026 - 20:56 WITA

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Berita Terbaru

Dr. Maharani. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Triliunan untuk Bendungan, Mata Air Terabaikan

Jumat, 9 Okt 2026 - 12:57 WITA