Pemkab Lotim Siapkan 273 Ribu Paket Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu

Senin, 24 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Lotim Siapkan 273 Ribu Paket Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu. (Foto: Lombokini.com/Sembako)

Pemkab Lotim Siapkan 273 Ribu Paket Sembako untuk Masyarakat Kurang Mampu. (Foto: Lombokini.com/Sembako)

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) menyiapkan 273 ribu paket sembako bagi masyarakat kurang mampu. Bantuan ini bertujuan meringankan beban masyarakat akibat kenaikan harga bahan pokok sekaligus mengendalikan inflasi yang mulai memengaruhi kehidupan ekonomi.

Pemkab Lotim mengalokasikan anggaran sebesar Rp 40 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk program sembako ini, menjadikannya salah satu program prioritas di tahun 2025.

Bantuan tersebut akan diberikan kepada warga kurang mampu atau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sebagai upaya menstabilkan harga kebutuhan pokok menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Baca Juga :  UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Wakil Bupati Lombok Timur, HM Edwin Hadiwijaya, menyampaikan bahwa paket sembako ini diberikan untuk masyarakat yang tidak mampu atau berpenghasilan rendah. Hal itu ia sampaikan di kantor bupati pada Senin, 24 Februari 2025, didampingi Sekda Lotim, HM Juani Taofik.

Juani Taofik menjelaskan bahwa tingginya harga sembako saat ini memberatkan beban hidup masyarakat. Kenaikan harga tersebut memicu inflasi yang perlu segera ditangani. Ia menambahkan bahwa bantuan sembako ini diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat, terutama menjelang Ramadan hingga Idul Fitri.

Pemerintah menetapkan kriteria penerima bantuan, meliputi pedagang kecil, buruh tani, nelayan, dan kepala keluarga rentan yang terkena dampak langsung inflasi. “Bantuan ini dapat mengurangi beban masyarakat akibat kenaikan harga bahan pokok menjelang bulan Ramadan hingga Idul Fitri,” ujar Sekda Lotim.

Baca Juga :  BAZNAS Lotim Tinjau Langsung Calon Penerima MAHYANI di Gili Beleq

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Pemkab Lotim membentuk tim pengawas pendistribusian di masing-masing kecamatan. Selain itu, Pemkab juga menggandeng aparat penegak hukum. Harapannya, bantuan ini dapat langsung menjangkau mereka yang paling membutuhkan dan meringankan beban hidup mereka.

“Kami berharap pendistribusian ini tepat sasaran dan bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang tidak mampu,” tutup Sekda Lotim. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
BAZNAS Lotim Tinjau Langsung Calon Penerima MAHYANI di Gili Beleq
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 19:22 WITA

Relawan Nusantara Salurkan ATK, PMT, dan Baby Kits untuk Penyintas Kebakaran Kampung Adat Sade

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Kamis, 10 September 2026 - 14:48 WITA

Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh Edwin Hadiwijaya memaparkan dua raperda dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang I DPRD Lombok Timur, Jumat (25/9/2026). Kedua raperda itu ialah Raperda Perubahan APBD Tahun 2026 dan Raperda Pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak Pekerjaan Rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahiddin Selong. (Foto: Lombokini.com)

Pemerintahan

Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:52 WITA

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA