Pemda Lotim Berupaya dapat PAD dari Objek Wisata yang Dikelola Pemprov NTB

Selasa, 6 Agustus 2024 - 14:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan pendapatan Daerah Kabupaten Lombok Timur (Bapenda Lotim). (foto: lombokini.com/ong)

Kepala Badan pendapatan Daerah Kabupaten Lombok Timur (Bapenda Lotim). (foto: lombokini.com/ong)

LOMBOKINI.com – Pemerintah Daerah Lombok Timur (Pemda Lotim), melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), akan menindaklanjuti pembagian hasil Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sejumlah objek wisata yang dikelola Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB.

“Kami akan segera berkoordinasi dengan Pemprov NTB mengenai objek mana saja yang terlibat dan apakah pembagian hasilnya sudah berjalan,” kata Muksin, kepada Lombokini.com pada Selasa, 6 Agustus 2024.

Objek wisata di Lotim yang berada di bawah kewenangan Pemprov NTB sudah memiliki regulasinya. Namun, menurut Muksin, ada peluang untuk mendapatkan bagian dari pendapatan.

Baca Juga :  Kepadatan Bali Mulai Jenuhkan Wisatawan, Qunci Villas Resort di Senggigi Tawarkan Suasana Sepi

“Retribusi tiket masuk mungkin dikelola pihak ketiga, wisatawan masuk hiburan kita ambil 10 pajaknya 10 persen,”uajarnya.

Objek wisata yang dikelola Pemprov NTB berada di Lotim. Menurut Muksin, apapun yang terjadi, Pemda Lotim terdepan menyelesaikannya.

“Kita akan selesaikan mana kewenangan Pemprov, Kabupaten, baik dalam hal perizinan lebih-lebih pendapatan,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pemprov NTB, Julmansyah, menyampaikan bahwa Pemprov terbuka untuk berkolaborasi dalam pengelolaan PAD terhadap objek wisata di wilayah Lotim.

Baca Juga :  Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lotim, melalui H Lalu Hasan Rahman, juga menyoroti bahwa objek wisata di Lotim yang dikelola Pemprov NTB seharusnya memberikan bagian pendapatan kepada Pemda Lotim.

Hasan Rahman menambahkan bahwa permasalahan seperti sampah, banjir, atau pengelolaan wisata yang kurang baik selalu kembali menjadi tanggung jawab Pemda Lotim. ***

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:25 WITA

Merawat Ruang Hidup di Hari Kemerdekaan: Komunitas Adat Batu Rentek Mengajak Warga Aikmel untuk Sadar Ekologis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:48 WITA

Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:42 WITA

KPPI dan FITRA NTB Desak DPRD Lotim Kawal Darurat Air-Sampah di Pesisir Selatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WITA

Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16 WITA

Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:29 WITA

NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Nasional

Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:31 WITA

Peneliti Lombok Research Center (LRC),
Dr. Maharani. (Foto: Istimewa)

Lingkungan

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 Sep 2026 - 22:01 WITA