PB NWDI Serukan Tolak Anarkisme, Jaga Ketertiban, dan Perbanyak Doa untuk Bangsa

Minggu, 31 Agustus 2025 - 14:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PB NWDI Serukan Masyarakat Jaga Ketertiban dan Perbanyak Doa. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

PB NWDI Serukan Masyarakat Jaga Ketertiban dan Perbanyak Doa. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com Pengurus Besar Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (PB NWDI) mengeluarkan himbauan resmi untuk menyikapi dinamika terkini di Tanah Air. Mereka menyatakan kondisi Ibu Kota Negara dan sejumlah daerah dalam beberapa hari terakhir cukup berat dan memerlukan perhatian bersama.

Ketua Umum PB NWDI, TGB. H. M. Zainul Majdi, bersama Sekretaris Jenderal H. M. Nasihuddin Badri menandatangani surat himbauan tersebut. Surat itu menekankan pentingnya menjaga ketertiban, menghindari anarkisme, menonjolkan kedamaian, serta memperkuat doa untuk keselamatan bangsa.

Dalam himbauannya, PB NWDI pertama-tama menegaskan bahwa kebebasan berpendapat di muka umum tetap berlaku. Namun, mereka mengingatkan agar kebebasan tersebut harus masyarakat laksanakan sesuai dengan koridor hukum dan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran

Pada poin kedua, organisasi yang mengedepankan nilai kedamaian ini menolak keras segala bentuk anarkisme dan kekerasan. Mereka menyatakan bahwa tindakan destruktif hanya akan memperburuk keadaan dan merugikan masyarakat luas.

Selanjutnya, PB NWDI mengajak seluruh masyarakat untuk memperbanyak doa dan pembacaan Hizib Nahdlatul Wathan. Mereka meyakini amalan tersebut sebagai wasilah untuk memohon pertolongan Allah SWT agar menganugerahkan kedamaian dan kebahagiaan bagi bangsa Indonesia, terutama para pemimpinnya.

TGB HM Zainul Majdi mengingatkan keluarga besar NWDI agar tidak mudah terprovokasi dengan situasi yang dapat menimbulkan kericuhan.

“NWDI hadir untuk menebarkan nilai kedamaian dan keberkahan. Di tengah situasi sulit, kita harus menahan diri, mengedepankan akhlak mulia, serta memperbanyak doa,” tegas TGB Zainul Majdi dalam himbauannya pada Ahad, 31 Agustus 2025.

Baca Juga :  Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional

Ia juga meminta masyarakat tetap menjaga kondusivitas di daerah masing-masing. Menurutnya, langkah kecil seperti menahan emosi, menghargai perbedaan, dan saling menghormati sangat penting untuk menjaga stabilitas sosial.

Melalui himbauan ini, PB NWDI berharap masyarakat Indonesia dapat berkontribusi aktif dalam menjaga persatuan. Mereka menekankan bahwa perpecahan hanya membawa kerugian, sementara kedamaian merupakan modal utama untuk membangun masa depan yang lebih baik.

“Mari bersama-sama kita jaga kedamaian agar Indonesia tetap kokoh dan sejahtera,”  tutupnya. ***

 

BERIKUT HIMBAUAN PB NWDI

PB NWDI Serukan Masyarakat Jaga Ketertiban dan Perbanyak Doa.

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

BGN Kembali Salurkan MBG dan Serap Masukan dari Pelaksana di Lapangan
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB
Hashim Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia, Dorong Perempuan Awasi Program Pemerintah
Akademisi Puji Pidato Presiden Prabowo, Sebut Beri Pencerahan Visi Bangsa
APPMBGI Serahkan SK Pengurus DPD NTB, Kritisi Carut-marut Program MBG
Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional
Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Distribusi Normal

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:59 WITA

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:18 WITA

Menulis untuk Merapikan Pikiran, Begitu Modal Dasar Meditasi yang Baik

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:08 WITA

DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WITA

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:28 WITA

Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Berita Terbaru

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan kepada awak media, Senin 20 Juli 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

Hukrim

KPK OTT Bupati Lombok Barat dan Amankan 18 Orang

Senin, 20 Jul 2026 - 17:52 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Dikritik, Roadmap Kebudayaan 2027-2047 Dinilai Sia-sia Tanpa Pembenahan Pegawai. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:53 WITA