Megawati Lestari, Calon Legislator yang Berkomitmen untuk Perempuan dan Pendidikan Berkualitas

Senin, 11 September 2023 - 20:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bakal calon legislatif DPRD Provinsi NTB, Megawati Lestari, SH,. MH. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Bakal calon legislatif DPRD Provinsi NTB, Megawati Lestari, SH,. MH. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

LOMBOKINI.com – Tidak banyak calon legislator yang datang dari kaum perempuan. Kali ini muncul nama Megawati Lestari, SH,. MH. Perempuan yang dikenal juga sebagai aktivis demokrasi ini bakal maju sebagai Calon DPRD Provinsi NTB.

Mega begitu sapaan akrabnya akan menggunakan kendaraan Partai Golkar dan mendapatkan nomor urut 1 di Dapil 8 yang meliputi Jonggat, Pujut, Praya Barat, Praya Timur, Pringgarata, dan Praya Barat Daya.

Istri Kepala Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi NTB H Zamroni Aziz ini mengatakan, keinginannya untuk maju menjadi legislator berangkat dari panggilan hati dan dorongan dari masyarakat.

“Saya diskusikan ini dengan suami (H Zamroni Aziz) tentang niat saya. Setelah saya berikan beberapa alasan, beliau mendukung”, kata Mega, melalui keterangan tertulis, pada Senin 11 September 2023.

Mega yang pernah menjadi tenaga ahli di DPR RI ini bercerita, problem mengenai perempuan dan pendidikan menjadi salah satu perhatian seriusnya di wilayah Kabupaten Lombok Tengah.

Itulah alasan salah satunya dia sebagai bacaleg mengusung tagline, “Berkomitmen untuk Perempuan dan Pendidikan Berkualitas. ” Kedua hal yang diakuinya saling berkelindan.

Baca Juga :  PT GNE Dihidupkan Kembali, LSM Garuda Desak Audit dan Ganti Manajemen

Dia mengatakan, masalah perempuan diantaranya mulai kekerasan perempuan, pernikahan usia dini, pergaulan remaja, hingga urusan pemberdayaan ekonomi menjadi catatan serius.

“Sampai akhir 2022 itu ada 57 kasus kekerasan perempuan dan anak. Jumlahnya dari tahun ke tahun terus meningkat, ” ucap dia.

Dia menilai cukup banyak menjumpai di Kabupaten Lombok Tengah, perempuan-perempuan yang belum sanggup memberdayakan diri serta ekonominya. Akhirnya pilihannya mengadu nasib menjadi tenaga kerja wanita (TKW).

“Ketika ibu ini pergi jauh mencari uang, konsekuensinya keluarga terabaikan. Anak dan suami kurang mendapat perhatian, ” kata dia.

Mega pun mendapat pengetahuan saat banyak aktif di Jakarta bagaimana memberdayakan kaum perempuan. Mereka sanggup tetap memperhatikan anak, suami, dan mengurus rumah tangga tanpa harus pergi jauh. Dan dia yakin hal tersebut juga dapat berjalan di Lombok Tengah.

“Pendampingan, tukar pengetahuan ini perlu kita berikan kepada masyarakat khususnya perempuan”, tegasnya.

Belum lagi, kata Mega, soal pendidikan. Mei 2023, tercatat hampir 258 anak putus sekolah dengan beragam sebab, mulai dari soal ekonomi hingga karena menikah cepat.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Lantik Sejumlah Pejabat Pemprov NTB: Jabatan Adalah Amanah, Bukan Hak

“Saya prihatin, Lombok Tengah ini menjadi mercusuar. Ada pantai yang indah, ada sirkuit internasional (MotoGP)”, keluhnya.

“Kalau banyak yang putus sekolah begini, lalu bagaimana dengan kualitas sumber daya manusia (SDM), ” sambungnya.

Mega menyebut, komitmennya terhadap perempuan dan pendidikan berkualitas memang telah dijalankan oleh pemerintah, namun hal itu dirasa masih perlu lebih ditingkatkan. Dengan maju menjadi legislator kemudian mengisi kursi di DPRD Provinsi NTB, ia ingin memberikan konsentrasi lebih serius pada soal perempuan dan pendidikan berkualitas.

“Hal lain (problem) di masyarakat menjadi perhatian saya. Tapi anak dan perempuan ini prioritas, ” ucapnya.

Rencana-rencananya ke depan, diakuinya telah didiskusikan bersama tim dan relawan yang terus bergerak mengenalkan Mega di Dapil 8. Secara khusus ia menegaskan, perhatian perempuan dan pendidikan berkualitas akan menjadi hal utama yang akan diurusnya selama menjadi wakil rakyat.

“Doakan ikhtiar ini. Bismillah, saya niatkan maju untuk pengabdian, ” ujar Megawati Lestari.***

Berita Terkait

Warga Desa Gelora Protes Infrastruktur Listrik: Suara Azan Masjid Tak Jelas akibat Daya ‘Tak Muat’
Balai TNGR Serukan Wisata Bertanggung Jawab Atasi Lonjakan Sampah di Rinjani
Pemerintah NTB Tetapkan Tarif Resmi Transportasi Online, Berlaku Mulai Hari Ini
Gubernur NTB Prioritaskan Perbaikan Hulu untuk Atasi Banjir Berulang
Polda NTB Periksa Kesehatan Ratusan Santri dan Warga di Dua Ponpes Lombok Timur
BKKBN Gelar Wisuda ‘S2’ untuk 54 Lansia di Lombok Timur
Pemkab Lotim Ambil Alih Dermaga Labuhan Haji, Siap Dibuka untuk Investor Baru
BPBD Lakukan Asesmen Darurat dan Bantu Korban Luka Pasca Puting Beliung Terjang Kuangwai

Berita Terkait

Kamis, 8 Januari 2026 - 18:08 WITA

Unram Pilih Prof. Sukardi sebagai Rektor Periode 2026-2030

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:13 WITA

Lima Mahasiswa Unram Raih Juara Nasional Kompetisi Inovasi Digital Budaya

Jumat, 2 Januari 2026 - 13:25 WITA

Dikbud Lotim Tetapkan 6 Januari 2026, Hari Pertama Masuk Sekolah

Senin, 29 Desember 2025 - 21:56 WITA

Institut Elkatari Wisuda 200 Lulusan dengan Ritual Adat Sasak

Senin, 22 Desember 2025 - 23:54 WITA

HMPS Informatika Universitas Hamzanwadi Gelar Informatika Festival 2025,Dorong Generasi Muda Kuasai Skill Digital

Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:53 WITA

Tim Adiwiyata Verifikasi SDN 3 Batu Putik untuk Wujudkan Pendidikan SA-SQ Terpadu

Kamis, 18 Desember 2025 - 22:27 WITA

HMPSI FT Universitas Hamzanwadi Resmi Buka Informatika Festival 2025, Wadah Kolaborasi dan Inovasi Teknologi

Minggu, 7 Desember 2025 - 21:29 WITA

HMPS Teknik Komputer Gelar Seminar, Motivasi Mahasiswa Jadi Pengusaha Muda Berbasis Teknologi

Berita Terbaru

Anggota DPRD dan Pemkab Lombok Timur mengevaluasi satu tahun Program Makanan Gratis (MBG), Senin 19 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Wali Murid Dilibatkan Awasi Program Makan Bergizi Gratis Lombok Timur

Senin, 19 Jan 2026 - 16:53 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Minggu, 18 Jan 2026 - 11:18 WITA