KPU Lombok Timur Gelar Rapat Pleno Rekapitulasi DPHP dan Penetapan DPS Pilkada 2024

Minggu, 11 Agustus 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sambutan Pj Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik di Rapat Pleno Rekapitulasi DPHP dan Penetapan DPS Pemilu 2024. (Foto : Ong)

Sambutan Pj Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik di Rapat Pleno Rekapitulasi DPHP dan Penetapan DPS Pemilu 2024. (Foto : Ong)

LOMBOKINI.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Timur (Lotim) menggelar rapat pleno terbuka untuk Rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Tingkat Kabupaten Lombok Timur.

Rapat ini terkait dengan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB serta Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur Tahun 2024.

Rapat pleno tersebut berlangsung di Syariah Lombok Hotel, pada Sabtu, 10 Agustus 2024. Acara ini dihadiri oleh Pj Bupati Lombok Timur, H. Muhammad Juaini Taofik, serta perwakilan dari KPU Provinsi NTB, Kapolres Lotim, Kejaksaan Negeri, Bawaslu, PPK, dan perwakilan partai politik.

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Juaini Taofik menekankan pentingnya setiap tahapan dalam Pilkada, terutama terkait dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Menurutnya, kesuksesan Pilkada tidak hanya ditentukan pada hari pemungutan suara, tetapi juga oleh proses-proses sebelumnya, termasuk pada tahapan DPT.

“Banyak pemilih yang hanya fokus pada hari H, padahal kesuksesan Pilkada ditentukan oleh proses-proses yang mendahuluinya, termasuk rapat pleno hari ini,” kata Juaini.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Pilkada 27 November mendatang, dengan menekankan bahwa semakin kecil pelanggaran, semakin sukses penyelenggaraannya.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Juaini mencontohkan dengan teori lalu lintas, di mana hampir 99 persen kecelakaan terjadi akibat pelanggaran lalu lintas.

Dengan demikian, harapannya, pelanggaran dalam Pemilu dapat diminimalisir untuk menciptakan Pemilu yang sukses.

“Semakin kecil pelanggaran, semakin baik. Jika pelanggaran berkurang, maka Pemilu kita akan lebih sukses,” jelasnya.

Juaini juga menekankan pentingnya saling mengingatkan dalam setiap proses Pilkada. Ia berharap komunikasi yang baik antar seluruh elemen dan pemangku kepentingan dapat berjalan lancar, sehingga dapat menghasilkan DPT yang berkualitas dan pemimpin yang memiliki legitimasi.

Pemerintah Daerah Lotim juga terus mendorong perekaman KTP untuk memastikan bahwa warga yang memiliki hak pilih, namun belum terdaftar, dapat diakomodasi haknya. Selain itu, Pemda telah menyelesaikan kewajibannya dalam penyelenggaraan Pilkada.

Kapolres Lotim, AKBP Hariyanto, juga menyampaikan hal yang senada. Ia menegaskan pentingnya kerja sama, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi untuk mengatasi berbagai persoalan yang muncul.

“Komunikasi dan koordinasi yang baik akan membantu menyelesaikan setiap persoalan dengan kepala dingin dan musyawarah,” ujar Hariyanto.

Baca Juga :  Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Ia juga memastikan komitmen Polres Lotim dalam mendukung kesuksesan Pilkada di daerah ini, termasuk dengan menyiapkan pola-pola tertentu sebagai langkah antisipasi agar Pilkada berjalan aman, nyaman, dan damai.

“100 persen kami mendukung KPUD Lombok Timur. Kami sudah menyiapkan berbagai pola untuk mengamankan Pemilu mendatang,” katanya.

Sementara itu, Ketua KPU Lotim, Ada Suci Makbullah, memaparkan bahwa saat ini sejumlah tahapan Pemilu tengah berlangsung, salah satunya adalah pemutakhiran data pemilih.

Suci mengungkapkan bahwa jumlah pemilih dalam Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) yang awalnya 974.932 jiwa kini bertambah menjadi lebih dari satu juta jiwa.

Setelah proses klinis, kata dia, angka tersebut menjadi 995.477 dengan jumlah TPS sebanyak 1.912 ditambah satu TPS khusus. Jumlah TPS bertambah 16 dari sebelumnya.

“Setelah pleno hari ini, jumlah pemilih dapat berkurang atau bertambah seiring dengan masukan, saran, dan perbaikan yang diajukan,” jelas Suci.

Selain itu, Suci menyebutkan bahwa pihaknya tengah melakukan sosialisasi di daerah-daerah rawan konflik dan di wilayah dengan partisipasi pemilih yang rendah. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:17 WITA

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:14 WITA

Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA