TGB Ungkap Empat Syarat Kemajuan Lombok Timur di HUT ke-131

Senin, 31 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi. (Foto: Lombokini.com).

Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. KH. Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) membeberkan empat modal dasar kemajuan Lombok Timur saat mengisi Tabligh Akbar peringatan HUT ke-131 Lombok Timur di Taman Tugu Selong, Senin 31 Agustus 2026.

TGB menyebut keempat modal itu meliputi cinta ilmu, keberanian merantau, sikap terbuka, dan keberanian membela kebenaran.

Menurut TGB, para pendahulu mewariskan sifat-sifat tersebut, dan masyarakat kini wajib menjaganya.

Cinta Ilmu dan Merantau

TGB mencontohkan kecintaan masyarakat terhadap ilmu dari pengalamannya belajar di Mesir pada 1991. Ia bertemu banyak mahasiswa NTB di Universitas Al-Azhar yang mayoritas berasal dari Lombok Timur. Ia juga menemukan hal serupa di Jakarta, Yogyakarta, Malang, hingga Bandung.

“Masyarakat tidak akan maju tanpa ilmu,” tegasnya.

TGB mengaitkan keberanian merantau dengan pesan Imam Syafi’i. Ia meminta anak-anak Lombok Timur pergi belajar ke tempat jauh dan pulang untuk membangun daerah.

Baca Juga :  Hultah ke-91 NWDI: TGB Tekankan Binaul Insan dan Warisan Maulana Syaikh

Pengalamannya di Malaysia menunjukkan banyak warga Lombok Timur mahir mengelola sawit karena mereka belajar langsung di lapangan.

TGB menambahkan bahwa masyarakat tidak boleh memisahkan merantau dan belajar.

Terbuka dan Berani Membela Kebenaran

TGB mencontohkan karakter terbuka dari keberadaan masyarakat Bugis di pesisir Tanjung Luar dan Labuhan Lombok. Mereka telah hidup berdampingan dengan warga lokal selama puluhan hingga ratusan tahun.

“Siapa pun yang datang ke Lombok Timur, kita terima sebagai tamu. Hakikatnya dia bagian dari kita,” katanya.

Ia juga menyinggung sejarah perlawanan rakyat Lombok Timur di Sakra dan Peneda Gandor terhadap penjajahan.

Menurut TGB, perlawanan itu mencerminkan keberanian membela kebenaran, dan generasi sekarang harus meneruskannya.

Ilmu dan Agama Sebagai Pengikat

TGB mengingatkan agar nilai agama memperkuat keempat modal itu. Ia mengutip pemikiran ulama Maroko, Malik bin Nabi, yang menyebut ad-din (ajaran agama) harus mengikat berbagai kebaikan.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Menurut TGB, Lombok Timur memiliki modal besar karena masyarakat mengenalnya sebagai daerah religius dengan banyak masjid, pondok pesantren, dan majelis taklim.

“Jadikan itu sebagai aset tak terlihat, tetapi kegunaannya luar biasa untuk membangun Lombok Timur,” pesannya.

Optimisme di Tengah Tantangan

Pada momen HUT ke-131, TGB mengajak masyarakat mensyukuri potensi Lombok Timur yang subur dan kaya. Meski Lombok Timur berpenduduk terbanyak di NTB dan menghadapi banyak tantangan, ia optimistis warga mampu menyelesaikan persoalan.

TGB menegaskan bahwa orang Lombok Timur lahir untuk menyelesaikan masalah. “Siapa? Ya kita semua,” tegasnya.

Ia menutup dengan harapan agar empat sifat itu terus hidup dalam diri masyarakat dan agama mengikatnya.

“Insyaallah Lombok Timur akan terus maju dan membawa kemanfaatan bagi masyarakat,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Hultah ke-91 NWDI: TGB Tekankan Binaul Insan dan Warisan Maulana Syaikh
Ratusan Ribu Jamaah Banjiri Pancor, Ikuti Hultah ke-91 NWDI dan Haul ke-29 Maulana Syaikh
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Wagub NTB Ajak Kolaborasi Majukan Pendidikan di Harja ke-5 Yafama NW
TGB Tegaskan Pemerintah Harus Jadi Fasilitator, Bukan Pesaing Rakyat
TGB Peringatkan Akun Islami Pemecah Belah sebagai Proksi Dajjal
Kafilah Lombok Timur Raih Prestasi Gemilang di MTQ NTB, Selaras dengan Semangat Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Minggu, 13 September 2026 - 14:24 WITA

Hultah ke-91 NWDI: TGB Tekankan Binaul Insan dan Warisan Maulana Syaikh

Minggu, 13 September 2026 - 14:13 WITA

Ratusan Ribu Jamaah Banjiri Pancor, Ikuti Hultah ke-91 NWDI dan Haul ke-29 Maulana Syaikh

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WITA

TGB Ungkap Empat Syarat Kemajuan Lombok Timur di HUT ke-131

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:15 WITA

TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131

Berita Terbaru

Kegaduhan Seputar Desil. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Kegaduhan Seputar Desil 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:40 WITA

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA