Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gumpalan busa putih yang memenuhi permukaan air laut di Pantai Sambik Elen, Lombok Utara, akibat aliran dari pipa pembuangan tambak udang. (Dok. Tangkapan Layar)

Gumpalan busa putih yang memenuhi permukaan air laut di Pantai Sambik Elen, Lombok Utara, akibat aliran dari pipa pembuangan tambak udang. (Dok. Tangkapan Layar)

LOMBOKINI.com – Sebuah video yang memperlihatkan pembuangan air berbusa dari tambak udang di Pantai Sambik Elen, Kecamatan Bayan, viral di media sosial dan memicu protes keras dari nelayan setempat.

Akun Facebook Putra Sordayi mengunggah rekaman berdurasi 29 detik pada 13 Agustus 2026. Video itu memperlihatkan pipa yang mengeluarkan air putih pekat berbusa hingga menutupi sebagian besar area pantai.

Dalam rekaman tersebut, seorang pria dengan lantang menyuarakan kekesalan warga nelayan. Ia meminta perangkat desa agar segera menindak pengelola tambak.

“Tolong Pak Kades Sambik Elen, suruh tambak udang di sebelah timur itu jangan pipanya kasi mancur kayak gini. Kami yang nelayan susah cari ikan ini, jaring kami gak bisa turun, tolong pak ya,” ucap pria dalam video itu dengan nada mendesak.

Baca Juga :  Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih
Video Busa Tambak Udang di Lombok Utara Viral, Nelayan Mengeluh dan DKP NTB Ambil Sampel Air
Gumpalan busa putih yang memenuhi permukaan air laut di Pantai Sambik Elen, Lombok Utara, akibat aliran dari pipa pembuangan tambak udang. (Dok. Tangkapan Layar)

Kepala Desa Sambik Elen, Muhammad Katur, langsung meminta klarifikasi dari pihak perusahaan. Pengelola tambak mengakui adanya kekurangan pada pipa dan berjanji menyelesaikan masalah tersebut.

“Secara tanggung jawab moral, Desa Sambik Elen merespons setiap pengaduan masyarakat,” ujar Katur.

Namun, ia menyebut belum ada laporan warga yang mengalami sakit atau mencium bau menyengat karena lokasi perusahaan berada jauh dari pemukiman penduduk.

Sementara itu, Polres Lombok Utara melakukan pendalaman untuk mengetahui apakah ada unsur kesengajaan dalam peristiwa tersebut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) NTB, Muslim, langsung meninjau lokasi setelah video menyebar luas. Muslim menjelaskan bahwa Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) tambak sebenarnya berjalan normal. Busa muncul akibat pekerja membuka pipa untuk perbaikan dalam rangka pengurusan sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB).

Baca Juga :  Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

“Para pekerja tidak sengaja membuka pipa, sehingga air menghantam bebatuan dan menimbulkan busa,” jelas Muslim.

Ia menegaskan bahwa peristiwa itu merupakan kecelakaan kerja dan memastikan busa hilang dalam hitungan jam. Namun demikian, Pemprov NTB tetap mengambil sampel air laut berbuih untuk diuji di laboratorium.

Muslim menegaskan bahwa sanksi tegas hingga jalur hukum akan ditempuh jika terbukti mengandung pencemaran berbahaya.

“Hasil lab sedang diproses dan mudah-mudahan beberapa hari lagi keluar,” tuturnya.

Lebih lanjut, tim pengawas pusat memeriksa dokumen perizinan dan menyatakan semua izin lengkap. Muslim berharap bisnis tambak tidak mengorbankan ekosistem laut.

“Kami akan melakukan langkah proaktif terhadap seluruh tambak di NTB yang membuang limbah ke laut, sekaligus melakukan uji petik,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Sumber Berita : Akun Facebook Putra Sordayi (Def Deq)

Berita Terkait

Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih
Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun
BPK NTB Jawab Soal BTT Rp 484 Miliar, PDIP: Jelaskan Peruntukan, Abaikan Legalitas Pergeseran
DPM Unram Siapkan Gugatan ke PTUN soal Pergeseran Dana BTT Rp 484 Miliar
Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA
Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:13 WITA

HUT ke-81 RI, DPRD Lombok Timur: Momentum Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

Senin, 15 Juni 2026 - 21:36 WITA

Pimpinan dan Anggota DPRD Lombok Timur Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:13 WITA

Ikuti Lomba Festival Gebyar 2026 Hadrah Al-Habsyi, Ini Cara Daftarnya

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:07 WITA

Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti Hadiri Peresmian RS Ummat di Lombok Timur 16 Mei 2026

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:30 WITA

DPRD Lombok Timur Ucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:29 WITA

Dinas Dukcapil Lombok Timur Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H

Rabu, 18 Februari 2026 - 19:58 WITA

Pimpinan dan Anggota DPRD Lombok Timur Mengcapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:05 WITA

Pimpinan dan Anggota DPRD Lombok Timur Mengcapkan Selamat Memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H – 2026 M

Berita Terbaru

Dr. TGKH. Muhammad Zainul Majdi. (Foto: Lombokini.com)

Nasional

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Jumat, 21 Agu 2026 - 16:02 WITA

Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek

Lombok Timur

Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:48 WITA